Kemlu: 10 WNI yang Disandera Tak Ada di Basilan Saat Terjadi Kontak Senjata

Abu Sayyaf gabung ISIS. ©2016 Merdeka.com

Abu Sayyaf gabung ISIS. ©2016 Merdeka.com
Abu Sayyaf gabung ISIS. ©2016 Merdeka.com

Jakarta, (Aceh Portal) - 18 Tentara Militer Filipina tewas dan lima teroris dari kelompok Abu Sayyaf tewas dalam operasi militer di Basilan, Filipina. 10 WNI yang ikut ditahan oleh kelompok Abu Sayyaf diketahui tidak berada di Basilan.

"Selama ini informasi yang diterima, 10 WNI yang disandera tidak terindikasi bahwa mereka berada di lokasi sekitar Basilan," ujar juru bicara Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) Armanata Natsir kepada detikcom, Minggu (10/4/2016).

Armanata juga mengatakan pemerintah Indonesia telah mengetahui adanya bentrok senjata dengan kelompok Abu Sayyaf di Basilan pada Sabtu (9/4) lalu. "Kami mengetahui dari media," ucapnya.

Sebelumnya, pasukan Filipina tengah melakukan pengejaran terhadap kelompok Abu Sayyaf di wilayah Basilan dan sekitar wilayah Joso Islands selama dua pekan terakhir untuk membebasan 18 sandera asing yang disandera.

Berdasarkan keterangan dari juru bicara militer Filipina Mayor Filemon Tan bahwa sekitar 120 milisi Abu Sayyaf terlibat kontak senjata dengan pasukan militer Filipina. Kontak senjata terjadi mulai pada pukul 07.00 pagi waktu setempat hingga pukul 17.00.

Sumber: detik

Komentar

Loading...