Panama Papers” ungkap London pusat surga pengemplang pajak

London (REUTERS/Andrew Winning)

London (REUTERS/Andrew Winning)
London (REUTERS/Andrew Winning)

London (Aceh Portal) - Skandal "Panama Papers" telah menguakkan peran London di Inggris sebagai organ vital jejaring surga pengemplang pajak (tax-haven) di dunia.

Dokumen-dokumen bocor dari firma hukum Panama Mossack Fonseca telah mengekspos jejaring ribuan perusahaan Inggris yang menjadi basis untuk surga penghindaran pajak dan bagaimana dana-dana rahasia itu diinvestasikan di dalam asset-asset Inggris, khususnya properti London.

Sejumlah kalangan mengkritik pihak berwenang Inggris membutakan diri dari aliran masuk uang mencurigakan dan karena terlalu dekat dengan sektor keuangan dalam melarang penggunaan wilayah-wilayah di luar negeri sebagai surga penghindaran pajak di mana Kepulauan Virgin (milik Inggris) saja menjadi tempat bagi 110.000 klien Mossack Fonseca.

"London adalah episentrum untuk begitu banyak bajingan dunia," kata Nicholas Shaxson, pengarang buku "Treasure Islands", yang menyelidiki peran bank-bank offshore dan berbagai surga pajak, kepada AFP.

Analis politik itu mengatakan bahwa Inggris sendiri relatif transparan dan bersih, namun perusahaan-perusahaan yang menggunakan wilayah-wilayah Inggris di luar negeri untuk membiakkan asset haram kerap berkedok 'perusahaan-perusahan antara' (shell company) dengan para pemilik yang tak jelas (anonim).

"Pengelakan pajak dan semacamnya terjadi di bagian dalam jejaring itu. Biasanya ada kaitan antara Kota London, firma-firma hukum Inggris, perusahaan-perusahaan akuntan Inggris dan bank-bank Inggris," kata dia seraya menyebut London sebagai pusat "jaring laba-laba".

"Mereka semua adalah agen Kota London --dari situlah seluruh aktivitas dikendalikan," kata Richard Murphy, profesor Universitas City di London, mengenai surga-surga keuangan di luar negeri.

Sumber: Antara

Komentar

Loading...