Hari Gini Nikah Nunggu Mapan? Janganlah, Nikah Itu Nunggu Jodoh!

keepo.me-Memantapkan-Hati-Untuk-Menikah

keepo.me-Memantapkan-Hati-Untuk-MenikahNikah itu nunggu jodoh. Kalo udah dapet jodoh, ya bersegeralah.

Menikah adalah suatu momen saklar yang pasti diimpikan oleh setiap orang. Yuph! Siapa sih yang ingin menikah? Punya pasangan yang bisa diajak barengan terus dan melahirkan bayi lucu yang imut-imut. Pastinya akan menyenangkan.

Iya, kalian pasti juga pengen cepet-cepet menikah, kan? Sayangnya, terkadang ada banyak pertimbangan yang membuatmu mengundur-undur rencana untuk menikah. Salah satunya alasan “Belum Mapan!”

Tapi apakah benar alasan "belum mapan" layak jadi penghalang menikah di usia muda? Eits, jangan keburu mengiyakan. Berikut beberapa alasan yang membuktikkan bahwa nikah nggak harus selalu nunggu mapan.

1 Rejeki di tangan Tuhan

Jodoh, mati, dan rejeki itu ditangan Tuhan. Setiap makhluk hidup sudah dijamin rejekinya oleh Tuhan. Jadi kamu nggak perlu takut. Selama kamu mau bekerja dan berdoa, Tuhan pasti akan memperlancar rejekimu.

Tugas kita berikhtiar, nanti Tuhan yang mencukupi.

2 Menikah adalah ibadah

Menikah tidak sekadar menyatukan dua insan atau dua keluarga. Pernikahan bukan juga merupakan kontrak sosial. Tetapi menikah merupakan ibadah. Dengan ikatan pernikahan, sesuatu yang asalnya dosa akan menjadi pahala.

3 Menghindari dosa

Terlalu lama berpacaran bisa saja menimbulkan bibit-bibit dosa. Banyak orang berpacaran yang tak mau menikah terburu-buru dengan alasan belum siap. Ujung-ujungnya, mereka pun menyalurkan hasrat manusiawinya dengan mengatasnamakan cinta.

4 Jadi bujangan nggak jamin kaya

Banyak orang yang memilih menjadi jomblo terlebih dahulu supaya bisa nabung uang sampe milyaran. Nanti kalo sudah kaya, baru bakal menikah.

Hey..pemikiran tersebut nggak sepenuhnya benar loh!

Kesuksesan dan keberhasilan tidak selamanya bisa diperoleh saat seseorang lebih memilih sendiri. Tanpa pasangan, mungkin kamu bisa lebih fokus bekerja. Tapi tidak ada orang yang memotivasimu ataupun menemanimu di saat lelah. Bukankah hal itu menyedihkan?

5 Banyak anak, banyak rejeki

Kata-kata ini mungkin sudah tidak asing lagi di telinga kita, banyak anak banyak rezeki. Ya, ungkapan ini adalah kepercayaan masyarakat kuno.

Lihat saja orang-orang zaman dulu, sebagian besar dari mereka mempunyai banyak anak sampai 10 hingga 15 orang. Dan hebatnya, mereka selalu berhasil menghidupi anak-anaknya hingga menjadi dewasa dan sukses. Jadi sepertinya ungkapan ini juga ada benarnya loh!

6 Kelak, usia kamu dan anak-anakmu nggak jauh beda

Enaknya menikah di usia muda, kamu juga bakal punya anak di usia muda. Sehingga kelak saat anak-anakmu sudah dewasa, umurnya nggak jauh beda sama kamu. Jadi kayak kakak-adek'an deh.

7  Nikah itu bukan momok yang harus ditakuti

Nikah bukan berarti kiamat. Kamu nggak perlu takut. Memang banyak orang yang mengalami kegagalan dalam pernikahan. tapi banyak juga yang bahagia. Dengan menikah, kamu bisa memmpunyai keturunan yang kelak akan menjagamu di usia tua.

8 Nikah nunggu mapan? Keburu jadi tua

Hari gini nikah nunggu mapan? Janganlah, nikah itu nunggu jodoh. Kalo udah dapet jodoh ya bersegeralah.

Ada orang yang bilang kalo belum punya rumah, belum mapan. Belum punya mobil, belum mapan. Belum punya usaha sendiri, belum mapan. Trus kapan nikahnya kalo nunggu kaya raya? keburu tua, bro!

Nah, itulah beberapa alasan mengapa nikah itu nggak perlu nunggu mapan. Jadi gimana menurutmu?

Sumber | keepo.me

Komentar

Loading...