Pemerintah Luncurkan KUR Berorientasi Ekspor

Jakarta, (Aceh Portal) - Pemerintah meluncurkan program Kredit Usaha Rakyat Berorientasi Ekspor (KURBE). Fasilitas kredit ini diberikan sebagai stimulus kepada Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk meningkatkan daya saing produk ekspor UMKM berbasis kerakyatan.

Deputi Pembiayaan Kementerian Koperasi dan UKM, Braman Setyo mengatakan, KURBE menyediakan fasilitas pembiayaan ekspor yang lengkap dan terpadu untuk modal kerja Kredit Modal Kerja Ekspor (KMKE) dan investasi Kredit Investasi Ekspor (KIE) bagi UMKM.

“Dengan tingkat suku bunga 9% tanpa subsidi, penyaluran kredit ini bakal ditangani Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia/LPEI (Indonesia Exim Bank),” ujar Braman dalam keterangan resminya di Jakarta, Rabu (6/4)

Dikatakannya, KURBE ini berjangka pembayaran paling lama 3 tahun untuk KMKE atau 5 tahun untuk KIE, batas maksimal KURBE Mikro adalah sebesar Rp 5 Miliar. Sedangkankan KURBE Kecil maksimal kredit yang bisa diberikan sebesar Rp 25 Miliar, dengan ketentuan maksimal KMKE sebesar Rp 15 Miliar dan KURBE Menengah maksimal sebesar Rp 50 Miliar, dengan ketentuan maksimal KMKE sebesar Rp 25 Miliar.

Lebih lanjut, Braman menjelaskan, sasaran utama KURBE adalah supplier/plasma yang menjadi penunjang industri dan industri/usaha yang melibatkan banyak tenaga kerja sesuai skala usahanya.

KURBE ini berbeda dengan KUR pada umumnya sehingga perlakuannya juga berbeda. Sehingga para pelaku UKM yg ingin mendapatkan fasilitas KURBE harus bermitra dengan pelaku usaha yang memiliki jaringan ekspor yang sudah berjalan dan secara kontinyu sudah berlangsung. Kemitraan ini yang akan membawa manfaat bagi pelaku UKM dalam tranfer knowledge.

Sebelumnya, pihaknya telah meluncurkan KURBE di surabaya antara lain PT. Samudra kencana mina sidoarjo jawa timur bermitra dengan Usaha mikro untuk memproduksi seefood yang nantinya akan diekspor, dan PT. perwira multijaya kencana bermitra dengan usaha mikro memproduksi elektrikal dan mekanikal untuk kebutuhan industri.

Ini potensi yang akan di garap oleh Lembaga pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) sehingga nanti tidak ada kata sulit untuk mendapat pembiayaan yang murah dengan bersinergi dengan pelaku usaha di lini mikro.(ro)

Komentar

Loading...