KBRI Diminta Fasilitasi Pemulangan Nelayan Tamiang

foto int

foto int
foto int

Aceh Portal, Aceh Tamiang - Empat orang nelayan yang merupakan warga Kampung Mesjid, Kecamatan Manyak Payed, Aceh Tamiang, ditangkap oleh Polisi Maritim Malaysia, karena dikabarkan memasuki wilayah perairan Malaysia. Hingga saat ini, selain empat orang nelayan, satu unit kapal motor pancing KM Doa laut berkapasitas 7 GT turut juga ditahan pihak polisi Malaysia di Lumut, Perak, Malaysia.

Keempat nelayan yang ditahan yakni Jasliandi (36) warga Kampung Mesjid, merupakan nahkoda kapal, sedangkan M Yamin (26), Abdullah (19), Aditia (23) ketiganya anak buah kapal (ABK) yang juga warga Kampung Mesjid, tertangtangkap oleh Polisi Maritim Malaysia pada 25 Maret lalu.

"Keempat nelayan tersebut sedang diupayakan dan difasilitasi bantuan hukum dan pemulangannya kembali ke Aceh, dengan meminta kepada KBRI (Kedutaan Besar Republik Indonesia) di Kuala Lumpur Malaysia," kata Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Aceh Tamiang Agustin, Selasa (5/4) di ruang kerjanya.

Diharapkannya, keempat nelayan tersebut mendapat pengampunan dari negeri tetangga itu.

Agustin menjelaskan, dari ifnormasi yang diperoleh dari pertemuan dengan Toke Bangku KM Doa Melaut serta Panglima Laot Lhok Manyak Payed, beberapa hari lalu, kapal tersebut bergerak dari Tempat Pendaratan Ikan (TPI) Kampung Mesjid pada 21 Maret 2016, menuju daerah penangkapan ikan (fishing ground) di perairan Selat Malaka.

Pada saat melakukan penangkapan ikan di sana, kapal mereka terbawa arus hingga memasuki perairan Malaysia, sekitar dua mil dari Zona Ekonomi Eksklusif Indonesia. "Mereka saat itu tidak menyadari bahwa sudah memasuki wilayah perairan Malaysia," katanya.

Disebutkanya, penangkapan keempat nelayan oleh Polisi Maritim Malaysia, tepatnya Jumat 25 Maret 2016 sekira pukul 13.00 WIB. Dengan kejadian ini, kata Agustin, dia berharap KBRI yang ada di Kuala Lumpur dapat membantu, sehingga keempat nelayan dapat dibebaskan dan kembali dipulangkan ke Aceh untuk berkumpul kembali dengan keluarganya.

Sumber Medan Bisnis

Komentar

Loading...