Ini Syarat Masuk SMA 3 Banda Aceh Tanpa Tes

Gubernur Aceh, Zaini Abdullah bersama Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Laisani saat meninjau pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) SMA 3 Banda Aceh. Senin, (10-04-2017).

Banda Aceh, Aceh Portal.com - ‎Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal membuka secara resmi Smantig Tilawatil Qur'an (STIQ) V se-Kota Banda Aceh dan Aceh Besar tingkat SMP dan SMA, Kamis (31/3) di SMAN 3 Banda Aceh.

Adapun sejumlah cabang yang diperlombakan antara lain Tahfiz Quran, Cerdas Cermat Agama, Syarhil Quran, Olimpiade, dan MTQ. Para siswa yang berlomba dalam ajang yang berlangsung 31 Maret-2 April 216 itu akan memperebutkan piala bergilir Wali Kota Banda Aceh.

Dalam sambutannya, Illiza yang juga merupakan alumni SMAN 3 Banda Aceh, mengharapkan agar ajang ini dapat memberikan motivasi lebih, khususnya bagi para siswa untuk meningkatkan pemahaman dan kualitas bacaan Al-Quran.

“Sehingga jiwa dan raga kita terpenuhi dengan ajaran Islam yang mulia dan generasi muda kita dapat tumbuh menjadi pemuda dan pemudi yang menyebarkan amalan yang baik bagi dunia,” katanya.

Ia juga mengapresiasi kebijakan SMAN 3 Banda Aceh yang akan menerima tanpa tes dan memberi kemudahan lainnya bagi para pemenang STIQ V tingkat SMP, terutama bagi penghafal Al-Quran untuk melanjutkan studinya di salah satu sekolah favorit di Banda Aceh tersebut.

“Hal tersebut juga bentuk motivasi kepada anak-anak kita, jika ingin bersekolah di sekolah favorit, ya mereka harus menguasai ilmu pengetahuan dan Al-Quran. Ini sesuatu yang sangat positif. Mudah-mudahan kegiatan serupa bisa diikuti oleh sekolah-sekolah lain,  sebagai langkah nyata membumikan Al-Quran dan membentuk generasi qurani,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala SMAN 3 Banda Aceh Anwar Sanusi menyebutkan, STIQ merupakan kegiatan rutin yang diadakan setiap tahun oleh OSIS SMAN 3 Banda Aceh untuk mempererat hubungan silaturahmi dan persaudaraan antar pelajar se-Banda Aceh dan Aceh Besar.

“Tujuan utamanya anak-anak kita dapat lebih mencintai agama dan Al-Quran sebagai pedoman hidup. Harapan kami, para siswa dapat mengambil iktibar dan hikmah dari kegiatan ini untuk terus meningkatkan ibadah terutama Shalat lima waktu secara berjamaah,” katanya. (raja)

Komentar

Loading...