Landa Kekeringan, Warga Tamiang Diserang Penyakit Gatal-gatal

Ilustrasi kekeringan @Acehportal

Ilustrasi kekeringan @Acehportal
Ilustrasi kekeringan @Acehportal

Aceh Portal - Aceh Tamiang

Dampak kemarau panjang mengakibatkan kekeringan yang melanda Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh semakin parah. Karena ketiadaan air bersih, warga terpaksa menggunakan air kotor yang ada di sejumlah parit di luar desa mereka. Akibatnya, kini menderita penyakit gatal-gatal yang cukup ekstrem.

Sudah dua pekan, Zaki mengalami penyakit gatal-gatal yang cukup parah. Sekujur tubuh dan wajahnya penuh bercak akibat gatal-gatal yang dideritanya.

Menurut warga Desa Tanjung Genteng, Kacamatan Kejuruan Muda, Aceh Tamiang, Kamis (31/3/2016), Zaki merupakan satu dari sekira 10 warga yang mengalami gatal-gatal di desa tersebut. Dari pemeriksaan dokter, penyakit yang diderita zaki adalah hervest yang disebabkan oleh kuman.

Warga mengungkapkan, penyakit yang diderita Zaki dan warga lainnya dialami sejak warga menggunakan air dari aliran parit yang ada di luar desa mereka untuk mandi.

Musibah kekeringan kini melanda sembilan desa dalam tiga kecamatan di Aceh Tamiang. Dalam sehari air yang bisa didistribusikan BPBD Aceh Tamiang sekira 50 ton, belum mencukupi kebutuhan warga.

Melihat kondisi kekeringan yang terus meluas, bantuan yang ada masih jauh dari yang dibutuhkan warga, Bupati Aceh Tamiang, Hamdan Sati sangat berharap Pemerintah Provinsi Aceh maupun pusat, ikut membantu menangani bencana kekeringan yang saat ini melanda kabupaten tersebut.

Kekeringan yang melanda Aceh Tamiang akibat kemarau panjang yang terjadi sejak lima bulan terakhir. Meski sudah ada bantuan dari BPBD Aceh Tamiang, namun belum memenuhi kebutuhan sehari-hari warga.

Sedikitnya, 19 ribu jiwa kekurangan air akibat bencana kekeringan ini. Tidak hanya kekurangan air, warga juga terancam penyakit gatal–gatal karena terpaksa menggunakan air parit yang ada di luar desa mereka, demi memenuhi kebutuhan warga.

Sumber: Okezone.com

Komentar

Loading...