Komisi I DPRA Desak Polda Aceh Mengusut Suap di ULP Aceh

ilustrasi foto

IMG-20160211-WA0011Aceh Portal - Banda Aceh

Komisi I DPR Aceh memanggil pimpinan Lembaga Unit Layanan Pengadaan (ULP) Aceh, untuk mempertanyakan sistim kerja dan informasi terkait adanya dugaan suap di lembaga ULP tersebut.

Kepala Biro Organisasi Setda Aceh yang juga merangkap sebagai Ketua Unit Layanan Pengadaan (ULP) Aceh, Nurkhalis memenuhi panggilan itu, Nurkhalis hadir didampingi sejumlah satuan kerja di ULP Aceh.

Usai rapat yang berlangsung tertutup itu, Kamis (11/2) sore, Wakil Ketua Komisi I Azhari alias Cage didampingi Ketua Komisi I DPRA, Abdullah Saleh mengatakan, Komisi I DPRA mendesak dan mendorong pihak kepolisian dalam hal ini Polda Aceh mengusut tuntas kasus dugaan suap di ULP Aceh.

"Dibalik kasus penculikan Sekretaris ULP Kamal Bahri, ada duagaan suap untuk memenangkan tender proyek di ULP, dan Komisi I DPRA mendorong Polda Aceh untuk mengusut tuntas kasus itu demi memberikan rasa keadilan kepada keluarga yang ditinggal dan almarhum," kata Azhari kepada wartawan.

Sementara itu Abdullah Saleh menyatakan, bahwa Komisi I menekankan kepada pimpinan dan jajaran ULP Aceh agar tidak ada lagi sogok menyogok di lembaga ULP Aceh, selain itu manajemen dan sistim pelelangan harus dirubah dan diperketat dengan mengedepankan aturan.

"Kita akan mengawal proses pelelangan di ULP Aceh dan mengawasi kelompok kerja yang di SK kan di ULP agar proses pelelangan berjalan dengan baik dan bersih dari suap maupun fee," papar Abdullah Saleh. (ro)

Komentar

Loading...