Umpan cewek untuk kencan, komplotan begal sikat belasan pemotor

ilutrasi Begal Motor. ©2015 Merdeka.com

ilutrasi Begal Motor. ©2015 Merdeka.com
ilutrasi Begal Motor. ©2015 Merdeka.com

Aceh Portal - Dengan modus menyuruh seorang cewek untuk mengajak berkencan, komplotan begal berhasil melakukan kejahatannya kepada belasan pengendara motor. Para korban tidak mengetahui jika cewek merupakan umpan.

Setelah cukup lama beraksi, para pelaku akhirnya diringkus polisi. Penangkapan ini berdasarkan laporan dua korban yang dibegal.

Awalnya, polisi meringkus pelaku Indah Sari (16), yang menjadi umpan. Dari nyanyiannya, para pelaku lain juga ditangkap. Di antaranya, Dicki Apianto (26) dan dua penadah yakni Rozali (48) dan Deden Irawan. Satu pelaku lain masih buron berinisial IK. Dari tangan kedua penadah, polisi mengamankan sedikitnya 22 STNK motor curian.

Kepada petugas, tersangka Indah mengaku bertugas mencari mangsa dengan menghubungi melalui telepon dan mengajaknya berkencan di suatu tempat. Para korbannya ada yang sudah lama dikenal dan sebagian dengan cara mengacak nomor telepon.

"Saya minta dijemput dan harus pakai motor yang bagus. Saya bilang biar tidak malu-maluin di jalan," ungkap tersangka Indah di Mapolsek Sukarami Palembang, Minggu (7/2).

Setiba di lokasi, dia mengirimkan pesan singkat kepada pelaku lain. Saat korban dan cewek umpanan itu duduk berdua di tempat sepi, tersangka Dicki dan IK langsung menodongkan pisau ke leher korban dan merampas motornya.

"Saya pura-pura diculik teman saya biar dia (korban) ikut nyari. Padahal kami melarikan diri," kata cewek putus sekolah ini.

Sementara tersangka Dicki menuturkan, setidaknya sudah belasan kali melakukan aksi itu sejak beberapa bulan terakhir. Setiap beraksi, dia dan pelaku IK menggunakan topeng agar tidak diketahui identitasnya.

"Motor itu kami jual dan dibagi rata, buat rokok, minum, dan happy-happy saja," kata dia.

Wakapolsek Sukarami Palembang AKP Irene mengatakan, tersangka Indah ditangkap berdasarkan laporan dua korban. Petugas mencurigai keterlibatan tersangka karena berada di lokasi dalam dua kasus tersebut.

"Ternyata benar, tersangka Indah terlibat. Dari keterangannya kita tangkap satu pelaku dan dua penadah. Satu pelaku lain masih buron," ujarnya.Petugas menduga, para tersangka merupakan komplotan begal dengan modus yang sama. Pihaknya akan berkoordinasi dengan Polresta Palembang dan polsek lain untuk mencari laporan lain.

"Ada belasan STNK motor dari penadah. Kita duga semuanya adalah hasil kejahatan, kita terus selidiki," pungkasnya.

Sumber: Merdeka.com

Komentar

Loading...