Mobiler Rusak, Siswa Belajar di Lantai

Sejumlah siswa SMPN 4 Tenggulun, Aceh Tamiang harus belajar di lantai kelas seperti terekam baru-baru ini akibat banyaknya kursi yang rusak.(Analisa/dede harison)
Sejumlah siswa SMPN 4 Tenggulun, Aceh Tamiang harus belajar di lantai kelas seperti terekam baru-baru ini akibat banyaknya kursi yang rusak.(Analisa/dede harison)

Aceh Portal, Kualasimpang - Sebagian siswa Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 4 Tenggulun, Aceh Tamiang, terpaksa belajar di lantai. Pemandangan itu terjadi hampir di seluruh ruang kelas yang ada. Pasalnya, kursi (mobiler) sekolah telah banyak yang rusak.

Kendati pihak sekolah telah mencoba memperbaiki kursi-kursi tersebut, namun upaya itu tidak mampu bertahan lama dan kursi kembali rusak.

Kepala SMPN 4 Tenggulun, Samidi SAg, yang dihubungi wartawan membenarkan sebagian anak didiknya dari kelas VII-IX ada yang belajar di lantai karena kursi banyak yang telah rusak.

Dari enam ruang kegiatan belajar (RKB) di sekolah ini, baru empat kelas yang bisa difungsikan dengan jumlah siswa sebanyak 120 orang.

“Dua lokal di antaranya masih kosong. Dari dua lokal itulah kursi kami ambil untuk mengisi kursi di empat kelas yang sudah pada rusak parah,” ujarnya.

Menurutnya, kendati telah diisi kursi dari kelas lain yang belum dipergunakan, namun masih ada siswanya terpaksa mengikuti aktivitas belajar mengajar di lantai.

Kondisi ini, katanya, sudah berlangsung sejak beberapa bulan terakhir. Pihaknya khawatir jika hal ini tetap berlanjut tanpa ada perhatian pemda dan dinas terkait, seluruh siswa SMPN 4 Tenggulun terancam harus belajar di lantai.

“Begitu juga dengan nasib siswa pada tahun ajaran baru mendatang,” ungkapnya sembari merincikan, jumlah bangku yang rusak sudah dan ditumpuk dalam gudang mencapai 199 buah.

Ketua Komite SMPN 4 Tenggulun, M Saleh menyatakan keprihatinannya terhadap anak didik di sekolah itu. Pihaknya berupaya mengajak wali murid melalui rapat komite guna menyumbang dana untuk membeli kursi plastik senilai Rp40 ribu/wali murid ke pihak sekolah. “Tapi hingga saat ini dana itu belum terkumpul,” katanya.

Kepala Dinas Pendidikan Aceh Tamiang, Drs Ihkwanuddin, Rabu (27/1) kepada wartawan menyebutkan akan menindaklanjuti laporan tersebut dengan memerintahkan Kabid Dikdas, Muhklis SPd, untuk memeriksa anggaran yang dapat dialokasikan untuk pengadaan bangku bagi SMPN 4 di Dusun Adil Makmur I, Desa Tenggulun tersebut.

“Kita akan segera anggarkan untuk pengadaan kursi melalui APBK 2016. Tapi saya tidak bisa berjanji akan memenuhi seluruh kebutuhan kursi di SMPN 4 Tenggulun itu karena kita juga belum tahu berapa besar anggaran yang bisa diplotkan untuk pengadaan kursi itu,” ujarnya.

Dipaparkan, pada 2016 anggaran belanja untuk buat pengadaan mobiler sangat kecil. Namun, pihaknya tetap akan mengupayakan agar jangan ada lagi siswa di SMPN 4 Tenggulun yang belajar di lantai.

Sebelumnya, Kabid Bina Program, Muslizar SPd, saat dihubungi wartawan mengaku akan merealisasikan bangku di SMPN 4 Tenggulun. Mantan Kepala SMAN 1 Karang Baru ini juga menyatakan hal serupa dengan kepala dinas.

“Kita belum tahu berapa unit bangku yang dapat direalisasikan karena belum kita lihat anggarannya. Pokoknya kita sesuaikan dengan anggaran yang tersedia,” ucapnya.

Sumber: analisa

Komentar

Loading...