Keuchik Zainal: Ibu Pengajian Majelis Taklim Jangan Tersesat Dalam Gaya Hidup Modern

Aceh Portal
Aceh Portal

Banda Aceh – AP

Wakil Wali Kota Banda Aceh Zainal Arifin mengajak semua pihak untuk memperkuat pemahaman nilai-nilai keislaman agar tidak tersesat ke dalam gaya hidup yang modern dan tidak islami.

“Mari memperkuat pemahaman nilai-nilai keislaman agar tidak tersesat ke dalam gaya hidup yang modern karena itu bukan gaya hidup umat muslim,”ungkap Zainal Arifin saat membuka secara resmi pengajian Muslimat MPU Kota Banda Aceh 2016, di Masjid Syeikh Abdurrauf, Gampong Blang Oi, Banda Aceh, Kamis (21/1/2016).

Untuk itu, kata Zainal, Pemerintah kota Banda Aceh melalui Majelis Pemusyawaratan Ulama (MPU) setempat akan berusaha mendukung penuh segala upaya pembinaan khususnya bagi pengajian Majelis Taklim di gampong secara bertahap.

Ia juga berharap agar tempat-tempat pengajian di gampong-gampong semakin diperbanyak. “Sehingga kita dapat lebih berperan lagi dalam membangun kualitas keluarga dan masyarakat yang sesuai dengan nilai islami,” pungkasnya.

“Meskipun ibu-ibu mungkin memulai dari skala yang sangat kecil yaitu keluarga, pengamalan tersebut semoga menjadi contoh bagi kelompok-kelompok lainnya sehingga diharapkan dapat meningkatkan pengamalan ajaran agama Islam secara lebih luas,”sebut Zaini Arifin yang akrab disap Keuchik Zainal itu.

Sementara itu, Ustaz Masrul Aidi dalam ceramahnya mengingatkan jamaah akan pentingnya menjaga tradisi dan budaya lokal yang kini mulai tergerus arus globalisasi. “Bekali anak-anak kita yang akan kuliah ke luar negeri dengan kearifan lokal, sehingga saat kembali ke Aceh mereka tetap menjadi orang Aceh yang paham budaya sendiri dan tidak menjadi ‘duri’ di dalam daging,”katanya.

Ia juga mengharapkan melalui Pengajian Muslimat MPU ini bisa membentuk kaum wanita Banda Aceh yang lebih kuat dan resisten segala bentuk upaya pedangkalan akidah, di samping program lain yang sudah diterapkan Pemko Banda Aceh seperti pendidikan diniyah.

“Pendidikan diniyah di bangku sekolah telah kita terapkan selama empat tahun di Banda Aceh. Perubahan ke arah yang lebih baik butuh waktu dan proses, serta tentu tidak bisa instan. Namun sekarang kita sudah bisa melihat perbaikan di bidang pendidikan di Banda Aceh,” katanya.(dd)

Komentar

Loading...