Pemko Banda Aceh Diminta Segera Tata Simpang Tujuh Ulee Kareng

irwansyahAceh Portal - Banda Aceh

Pemerintah kota Banda Aceh diminta segera mempercepat penataan Simpang Tujuh Ulee Kareng Banda Aceh yang merupakan pusat pasar di daerah tersebut.

“Kita mendesak Pemko Banda Aceh untuk mempercepat penataan Simpang Tujuh Ulee Kareng, mengingat kawasan tersebut selalu di padati masyarakat,”ujar Anggota Komisi C Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Banda Aceh Irwansyah, Jum’at (8/1/2016).

Untuk itu, kami akan mendorong Pemko Banda Aceh untuk segera melakukan langkah-langkah strategis dan aktif untuk mempercepat perluasan Simpang Tujuh Ulee Kareng, terutama terkait pembebasan lahan. “Oleh karena itu, Kita harap penataan Ulee Kareng dipercepat, baik pelabaran jalan maupun penataan simpang tujuhnya, karena kita mendapatkan banyak keluhan dari masyarakat,”terangnya.

Menurutnya, Pemko Banda Aceh bisa meminta dana sharing baik dari Pemerintah Aceh bahkan Kementrian, karena diakui Irwansyah, salah satu penyebab belum terlaksananya perluasan Simpang Tujuh Ulee Kareng karena terkendala dana. Ia meminta Bappeda dan Dinas Pekerjaan Umum (PU) untuk mengkoordinir proses percepatan penataan Simpang Tujuh Ulee Kareng.

”Sekarang mungkin persoalannya pada pembebasan lahan, karena memang butuh dana yang sangat besar, akan tetapi ini adalah kebutuhan publik yang harus disegerakan,”papar Ketua Fraksi PKS-Gerindra DPRK Banda Aceh itu.

Ia juga menyebutkan, penambahan volume kendaraan yang tidak barengi dengan perluasan jalan semakin memperparah kemacetan dikawasan itu, khususnya pada waktu-waktu jam sibuk, pagi dan sore hari.

”Begitu juga dengan kondisi pertokoan di daerah itu agar disesuaikan dengan izin IMB, karena banyak yang sudah menjorok kedepan, kalau memang tidak sesuai maka agar ditertibkan atau disampaikan kepada pemilik toko secara persuasif,”demikian kata Irwansyah.(ro)

Komentar

Loading...