Disperindag Berharap Kopi Aceh Bisa Diekspor Ke Latvia

ilustrasi-Kopi Aceh/Foto : MERDEKA.COM
ilustrasi-Kopi Aceh/Foto : MERDEKA.COM

Aceh Portal - Banda Aceh

Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Aceh berharap agar kopi arabika asal Aceh dapat di ekspor ke negara Swedia dan Latvia.

"Kita berharap dengan hadirnya Duta Besar Indonesia untuk Kerajaan Swedia dan Latvia bisa mempromosikan kopi Aceh di dua Negara tersebut," ujar Kepala Disperindag Aceh, Arifin Hamid, kepada wartawan, Kamis (7/1) di Banda Aceh.

Menurut dia, kopi arabika asal Aceh dapat di ekspor ke negara tersebut, karena kopi aceh memiliki cipta rasa yang khas yang tidak dimiliki oleh daerah lain.

Ia juga mengatakan, dengan bertambahnya jumlah negara tujuan ekspor juga akan menjadi salah satu upaya meningkatkan kesejahteraan petani kopi di Aceh.

Arifin menjelaskan, kopi arabika asal daerah Dataran Tinggi Gayo Provinsi Aceh memiliki cita rasa khas dan kini banyak diminati oleh pasar luar negeri terutama bagi negara yang masyarakatnya pecandu kopi.

Khusus untuk kopi, kata Arifin, Aceh dikenal memiliki kopi yang berkualitas tinggi, terutama yang berasal dari dataran tinggi Gayo. Bahkan bisa dikatakan bahwa wilayah ini merupakan penghasil kopi jenis arabica terbesar di Indonesia.

"Dengan lahan tanam kopi yang mencapai puluhan ribu hektar, maka tidak heran jika produk kopi gayo ini telah diekspor ke mancanegara. Oleh karena itu, kita berharap kopi dapat di ekspor ke Swedia dan Latvia," ungkapnya.

Lebih lanjut, Arifin menyebutkan, tujuan ekspor kopi Aceh pada tahun 2015 yakni Korea Selatan, Taiwan, Hongkong, Tiongkok dan Jepang (Asia Timur), India (Asia Selatan), Malaysia dan Singapura (Asean).

Selanjutnya Amerika Serikat, Kanada dan Meksiko (Amerika), Australia, Selandia Baru, Italy (Australia dan Oceania), Inggris, Jerman, Irlandia, Belgia dan Rusia (Eropa).

Arifin juga berharap agar para petani dapat terus meningkatkan produksi kopi dan menjaga kualitas hasilnya serta menjadikan sektor tersebut sebagai pendapatan utama bukan sampingan.

Sementara itu, Duta Besar Indonesia Untuk Kerajaan Swedia dan Latvia, Bagas Hapsoro mengatakan, akan berupaya ekspor Aceh keluar negeri akan meningkat salah satunya kopi Arabika asal Aceh.

"Langkah konkrit yang akan kita upayakan adalah kopi dan budaya seperti tari saman, yang jelas untuk tiga bulan ke depan akan ada yang dilakukan," demikian kata Arifin.(dd)

Komentar

Loading...