Pengentasan Kemiskinan di Aceh Belum Maksimal

PENGEMIS Sejumlah pengemis duduk berjejer di salah satu sudut Kota Banda Aceh.(Foto : MEDANBISNISDAILY.COM
PENGEMIS Sejumlah pengemis duduk berjejer di salah satu sudut Kota Banda Aceh.(Foto : MEDANBISNISDAILY.COM

Aceh Portal - Banda Aceh

Ketua Fraksi Gerindra-PKS DPR Aceh Abdurrahman Ahmad menyatakan program pengentasan kemiskinan di provinsi itu belum berjalan maksimal menyusul terus meningkatnya jumlah masyarakat miskin di provinsi itu.

"Saya menilai program yang dijalankan Pemerintah Aceh belum menyentuh akar masalah sehingga angka kemiskinan belum berkurang," kata Abdurrahman Ahmad, di Banda Aceh, Senin (5/1).

Menurut dia, program pengentasan kemiskinan di provinsi paling ujung barat Indonesia itu belum berjalan secara maksimal sehingga masyarakat kemiskinan terus meningkatnya.

Ia mengatakan program-program pembangunan oleh pemerintah Aceh belum mampu mengurangi angka kemiskinan. Oleh karena itu, pemerintah Aceh diminta untuk melakukan evaluasi, guna melihat apa penyebab kemiskinan di Aceh terus bertambah sehingga mudah untuk dibenahi pada tahun 2016 ini.

Abdurrahman mengakui pembangunan Aceh saat ini belum menyentuh akar masalah, sehingga tidak mampu menurunkan angka kemiskinan, belum berdampak pada terciptanya lapangan kerja baru serta belum berdampak pada pertumbuhan ekonomi.

"Pemerintah harus cari akar permasalahannya, karena seharusnya angka kemiskinan itu terus berkurang dengan pembangunan ini, makanya pemerintah Aceh harus evaluasi apa yang menjadi penyebab masyarakat miskin bertambah," pungkasnya.

Menurutnya, program pembagunan selama ini memang tidak menyentuh akar masalah, sehingga laju kemiskinan di provinsi Aceh tidak bisa ditekan.

Untuk itu, tambah Abdurrahman, pemerintah Aceh khususnya dinas-dinas yang berkaitan langsung dengan perekonomian masyarakat seperti Dinas Pertanian, Dinas Perkebunan dan Dinas Kelautan dan Perikanan untuk fokus sehingga tidak terkesan hanya menjalankan rutinitas semata.

Dia berharap dalam APBA 2016 yang sedang dibahas di DPR Aceh agar diperbanyak kegiatan-kegiatan yang menyentuh langsung masyarakat dan menyentuh akar permasalahan.

Sementara itu, bedasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Aceh mencatat jumlah penduduk miskin di provinsi Aceh mencapai 859 ribu orang atau 17,11 persen. Jumlah tersebut mengalami peningkatan hingga delapan ribu orang bila dibandingkan dengan periode Maret 2015 lalu yang berjumlah 851 ribu orang atau 17,08 persen. Angka tersebut sangat jauh diatas rata-rata angka kemiskinan nasional yang berada pada angka
11 persen. (ez)

Komentar

Loading...