Pemuda Meulaboh Kecewa Laporan Video Pencemaran Nama Baik Daerah Aceh Barat Ditolak Polisi

Pemuda Meulaboh, Rahmat Ozer, di SPKT Polres Aceh Barat, sedang membuat laporan video pencemaran nama baik daerah, Rabu (8/4/2020)

Meulaboh, Acehportal.com - Pemuda Meulaboh yang membuat laporan ke SPKT Polres setempat terkait video pencemaran nama baik daerah Aceh Barat yang saat ini sudah beredar luas, ditolak oleh aparat Kepolisian Resor (Polres) Aceh Barat.

Alasan pihak kepolisian, video yang diunggah melalui channel YouTube nya atau pembuatan video itu di Nagan Raya, maka didasari hal tersebut pihak polisi menolak laporan sejumlah pemuda.

Pihak kepolisian, saat ditanyai pelapor menjelaskan, pelapor harus membuat laporan di Kapolres Nagan raya, karena TKP nya di sana bukan kami tidak menerima laporan pemuda Meulaboh, tapi pembuatan video di sana (Nagan Raya).

"Saya kecewa dengan aparat kepolisian Aceh barat, setidaknya terima dulu laporan ini, jika sudah dilakukan proses, baru kita bisa menerima alasannya kenapa,"kata Rahmat Ozer pelapor.

Sementara itu, tujuan pelapor ke kapolres Aceh barat, mereka melaporkan pemilik akun YouTube dengan Chanelnya "Endato Project" yang berisi konten pencemaran nama baik daerah Aceh barat.

"Kami sudah buat laporan ke kepolres setempat, tapi pihak kepolisian menolak laporan kami, alasan mereka video itu dibuatnya di Nagan Raya, jadi kami diminta buat laporan disana, jadi kami buat laporan karena video itu isinya mengandung kata-kata tidak pantas dan menghina warga Aceh Barat,"tambah Muhajir warga Meulaboh.

Menindaklanjuti laporan ini Muhajir yang mewakili warga Aceh barat akan duduk pakat dulu dengan pemuda setempat lainnya untuk proses selanjutnya terkait pencemaran nama baik daerah ini.

"Pemilik akun tetap kita laporkan karena dia menggugah video yang isinya mengandung kata-kata tidak pantas dan menghina warga Aceh Barat,"tegasnya.

Penulis:Dani
Editor:Hafiz
Rubrik:Hukum

Komentar

Loading...