Pengedar Serta Kurir Sabu Diringkus Polisi, Barang Bukti Sempat Dibuang

Barang bukti sabu yang diamankan Sat Resnarkoba Polresta Banda Aceh (Ist)

Banda Aceh, Acehportal.com - AD alias Pak Man (42) dan SU (44) warga Banda Aceh diringkus personel Satuan Reserse Narkoba Polresta Banda Aceh dalam kasus kepemilikan dan kurir sabu di sebuah kios Gampong Lampaseh Kota, Kecamatan Kutaraja, Banda Aceh, Sabtu (4/4/2020) siang.

Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Trisno Riyanto melalui Kasat Resnarkoba Kompol Boby Putra Ramadan Sebayang mengatakan, penangkapan dilakukan atas informasi masyarakat yang melaporkan aktivitas keseharian pelaku dalam hal transaksi narkoba.

"Masyarakat yang saat ini mendukung kegiatan Polri dalam hal pemberantasan narkotika melaporkan aktifitas keseharian terhadap tersangka SU sebagai pengedar sabu di wilayah gampong tersebut," kata Boby, Minggu (5/4/2020).

Atas laporan dari warga, pihaknya melakukan penyelidikan terkait kebenaran informasi dan di lokasi petugas menemukan SU yang sedang duduk di kios pinggir jalan menunggu pelanggan dan langsung digeledah.

"Saat digeledah, tersangka SU membuang sebuah bungkusan yang berisikan sabu di badan jalan dan kami langsung melakukan penangkapan terhadap tersangka," tutur Boby.

Tersangka SU mengakui bungkusan yang dibuang itu milik tersangka AD alias Pak Man yang akan dijual ke orang lain bernama panggilan Imam (DPO).

"Sementara itu, AD alias Pak Man diamankan di Gampong Keudah, Kecamatan Kutaraja, Banda Aceh. Saat digeledah petugas menemukan barang bukti sabu lain di dalam dompet miliknya," kata Boby.

"AD Alias Pak Man memperoleh sabu tersebut dari FA (DPO) Kamis (2/4/2020) lalu di Gampong Lambaro Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar sebanyak satu sak seharga Rp 3,5 juta rupiah dengan tujuan untuk dijual kepada orang lain melalui SU," sebut Boby.

AD alias Pak Man merupakan residivis dalam kasus yang sama beberapa waktu lalu, ianya tidak jera dalam melakukan tindak pidana, dan ini kita terapkan pasal yang berat baginya karena telah berulang kali melakukan kejahatan yang sama, pungkas Boby.

Kedua tersangka diamankan di Polresta Banda Aceh beserta barang bukti seberat 3.07 gram dan diancam dengan Pasal 112 ayat 1 Jo Pasal 114 ayat 1 dari Undang - Undang No. 35 tahun 2009 dengan ancaman hukuman paling lama 12 tahun penjara.

Penulis:Hafiz
Rubrik:Hukum

Komentar

Loading...