Diduga Lari dari Malaysia, Seorang Wanita Luar Aceh Dibawa ke RSUDZA Banda Aceh

Kapolsek Ingin Jaya, Iptu Tri Andi Dharma (tengah) bersama muspika lainnya dan tim medis saat hendak membawa wanita tak dikenal itu ke RSUDZA Banda Aceh untuk diperiksa kesehatannya (Ist)

Banda Aceh, Acehportal.com Pihak kepolisian bersama masyarakat yang dalam hal ini adalah Polsek dan Muspika Ingin Jaya mengamankan serta membawa seorang wanita luar Aceh ke RSUDZA Banda Aceh, Kamis (2/4/2020).

Wanita yang diketahui berasal dari Jawa Barat dan diduga melarikan diri dari Malaysia ini, diamankan petugas di wilayah Kantor Samsat Lambaro, Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar pagi tadi berdasarkan informasi masyarakat.

Informasi yang diperoleh, awalnya wanita yang belum diketahui identitasnya ini singgah ke salah satu warung warga bernama Zufrizal di kawasan Gampong Santan, Kecamatan Ingin Jaya untuk membeli paket internet.

Saat itu, ia menanyakan kepada Zufrizal letak pelabuhan yang ada di Banda Aceh, dimana menurut pengakuan wanita ini kepada Zufrizal ia hendak menuju ke Meulaboh, Aceh Barat.

"Saksi bertanya lagi ke yang bersangkutan darimana dan dijawab baru pulang dari Malaysia, pulang naik kapal," ujar Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Trisno Riyanto melalui Kapolsek Ingin Jaya, Iptu Tri Andi Dharma yang membenarkan hal ini saat dikonfirmasi.

Saat itu, menurut pengamatan Zulfrizal, wanita ini dalam kondisi batuk-batuk dan terlihat pucat. Sehingga, dirinya yang merasa curiga dan khawatir langsung melapor ke keuchik gampong setempat yang diteruskan ke pihak kecamatan.

"Wanita ini lalu pergi ke arah Lambaro, kita (Polsek Ingin Jaya) bersama Muspika dan tenaga medis langsung mencarinya, diketahui ada di kawasan Kantor Samsat Lambaro," kata Kapolsek.

Tiba di kantor samsat, petugas kemudian mengajak si wanita tak dikenal itu ke dalam ambulans untuk diperiksakan kesehatannya di RSUDZA Banda Aceh.

"Saat dievakuasi yang bersangkutan sempat berusaha membuka ambulans dan turun di depan kantor Serambi (perusahaan media), 15 menit kemudian evakuasi kembali dilanjutkan," tambah Kapolsek.

Saat ini, wanita tak dikenal itu masih menjalani pemeriksaan kesehatan di RSUDZA Banda Aceh. Saat ditanya mengenai identitas, Kapolsek mengatakan bahwa pihaknya belum menemukan identitas si wanita itu.

Pasalnya, petugas belum berani untuk melakukan pemeriksaan identitas wanita tersebut, contohnya dengan membuka atau mencari kartu identitas yang ada di dalam tas yang dibawanya. Hal ini dilakukan untuk mencegah hal yang tak diinginkan.

"Belum diketahui, belum berani buka tasnya karena bel jelas statusnya. Tadi kita Amankan langsung bawa ke rumah sakit dan sekarang masih di rumah sakit," tutup Iptu Tri Andi Dharma.

Penulis:Hafiz
Rubrik:Peristiwa

Komentar

Loading...