Kabur Didekati Polisi, Ternyata Tukang Becak Ini Miliki Ratusan Ribu Uang Palsu

Tukang becak beserta uang palsu yang diamankan polisi (Ist)

Kutacane, Acehportal.com - Seorang tukang becak di Aceh Tenggara berinisial AR (43), warga Kecamatan Babussalam, Aceh Tenggara ditangkap polisi atas kepemilikan uang palsu senilai Rp 420 ribu.

Penangkapan AR dilakukan personel Polsek Babussalam Polres Aceh Tenggara di Gampong Perapat Hulu, Kecamatan Babussalam, Sabtu (21/3/2020) kemarin setelah dilakukan penyelidikan.

Dalam penangkapan itu, petugas mengamankan uang palsu senilai Rp 420 ribu yang terdiri dari tiga lembar uang 100 ribu, selembar uang 50 ribu, selembar uang 10 ribu dan 12 lembar uang 5 ribu.

"Penangkapan dilakukan karena kecurigaan petugas terhadap tukang becak yang kabur saat didekati," ujar Dir Reskrimum Polda Aceh, Kombes Pol Agus Sarjito, Senin (23/3/2020).

Ia menjelaskan, sore itu personel Polsek Babussalam Polres Aceh Tenggara sedang berpatroli di seputaran Gampong Perapat Hilir, Kecamatan Babussalam. Petugas lalu melihat sebuah becak yang terparkir di pinggir jalan.

"Saat didekati ternyata pemilik becak yakni AR langsung menghidupkan becaknya dan kabur dari petugas," kata Direktur.

Merasa curiga, petugas pun langsung melakukan pengejaran terhadap becak itu. Tepat di kawasan depan Masjid Babussalam, sebuah bungkusan plastik merah jatuh dari becak tersebut.

"Bungkusan itu diambil dan diketahui berisi uang palsu, pengejaran pun dilanjutkan. Di Simpang Siahaan tepatnya di Gampong Perapat Hulu, seorang penumpang becak melompat dan diamankan yakni JS, ia dibawa ke Mapolsek sementara pengendara becak kabur," ungkapnya.

Saat diinterogasi, JS mengaku bahwa uang palsu yang diamankan diketahui milik AR sang tukang becak. Ia pun akhirnya ditangkap di rumahnya setelah polisi melakukan penyelidikan.

"Kini yang bersangkutan diamankan, sementara penumpang becak jadi saksi. Saat digeledah di rumah AR tidak ditemukan barang bukti lain, kasus ini masih didalami," tambahnya.

Penulis:Hafiz
Rubrik:Hukum

Komentar

Loading...