Rafli Desak BPKS Susun Strategi Baru untuk Arah Pembangunan Sabang Kedepan

Anggota komisi VI DPR RI Rsfli melakukan kunjungan kerja ke kantor BPKS Sabang. (Ist)

Sabang, Acehportal.com - Anggota Komisi VI Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Rafli, mendesak Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas (BPKS) Sabang untuk menyusun rencana strategi baru arah pembangunan Sabang kedepan.

Desakan ini disampaikan anggota komisi VI DPR RI saat melakukan kunjungan kerja ke kantor BPKS Sabang, yang di terima wakil kepala BPKS Islamuddin dan sejumlah direktur, Rabu (04/03/20).

Menurut Rafli saat ini belum memiliki sebuah desain yang mapan tentang arah rencana pembangunan Sabang ke depan. Padahal BPKS Sabang merupakan sebuah wadah yang sudah seharusnya menjadi wadah tempat masyarakat meyandarkan diri dalam meningkatkan perekonomian.

”BPKS masih membutuhkan banyak pembenahan dalam mewujudkan kawasan Pelabuhan Bebas Sabang sebagai pelabuhan internasional, jadi masih banyak yang harus dibenahi oleh BPKS," sebutnya.

Selain program kerja, lanjut Rafli, membangun hubungan kerja dengan stakeholder terkait, juga penting dalam mewujudkan Pelabuhan Bebas Sabang yang layak dan modern.

“Menjalankan roda pemerintahanan ini tidak boleh sendiri sendiri, seluruh element yang berkaitan dengan BPKS harus dilibatkan maksimal, sehingga BPKS Sabang menjadi BPKS sesuai harapan masyarkat”. Ujarnya.

Rafli menambahkan, sabang yang dikenal objek wisata yang banyak di kunjungi turis manca negara juga belum masuk dalam sepuluh destinasi indonesia, padahal alam Sabang memiliki keindahan alam yang lebih menarik dari daerah lain.

“Objek wisata kita belum tertata rapi, selama ini masih dikeloka sangat tradisonal, MCK aja masih kurang di lokasi wisata, bagaimana pengunjung bisa nyaman, urainya.

Selain melakukan kunjungan kerja ke kantor BPKS di sabang, sebelumnya Rafli juga menyempatkan diri melihat langsung kantor bpks Pembantu yang ada di kawasan Pulo Aceh, Kabupaten Aceh Besar, Rafli prihatin karena di Pulo tersebut masih kurang aktifitas yang dilakukan BPKS dalam penunjang ekonomi masyarakat.

“Pulo Nasi dan Pulo Breuh, memiliki sumber daya alam yang berlimpah, warga butuh dukungan dan bimbingan, disini BPKS harus berperan”, sebut rafli.

Kunjungan sehari ke kepulauan ini Rafli ikut membawa para pengusaha dari Aceh dan Singapore untuk melihat langsung potensi alam Aceh dan peluang investasi yang bisa di lakukan di dua kepulauan tersebut.

Penulis:Dedi
Rubrik:Umum

Komentar

Loading...