Gaji THL Tak Dibayar, DPRK Aceh Barat Sidak RSUD Cut Nyak Dhien Meulaboh

DPRK Aceh Barat Sidak RSUD Cut Nyak Dhien Meulaboh

Meulaboh, Acehportal.com- Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Barat melakukan sidak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cut Nyak Dhien, Meulaboh setelah beberapa orang pekerja Tenaga Harian Lepas (THL) melapor karena gaji mereka belum dibayar selama tiga bulan, Selasa (3/03/2020).

Empat orang anggota DPRK yang melakukan sidak di RSUD Cut Nyak Dhien yakni, Ramli SE selaku Wakil Ketua I DPRK Aceh Barat, Ahmad Yani ketua Komisi IV bidang kesejahteraan dan keistimewaan Aceh, Medradia Yugistira sekretaris Komisi IV dan Nurdin anggota Komisi IV.

"Sidak hari ini kita lakukan ke rumah sakit setelah sebelumnya puluhan Tenaga Harian Lepas (THL) medis RSUD Cut Nyak Dhien melaporkan kepada kami terkait gaji selama tiga bulan yang belum di bayarkan dan Surat Keputusan (SK) yang belum di berikan setelah dua bulan lebih bekerja," kata Wakil Ketua I DPRK Aceh Barat, Ramli SE.

Sementara itu, Direktur RSUD Cut Nyak Dhien Meulaboh, Dr Furqan mengatakan, terkait permasalahan pembayaran gaji para THL dan mogok kerja yang di lakukan oleh perawat di Instalasi Gawat Darurat (IGD) sudah menemukan solusi setelah duduk bersama anggota DPRK.

"Pelayanan tetap jalan dan tidak ada kendala, untuk pembayaran gaji dalam waktu singkat ini akan kita bayarkan beserta SK juga akan segera kita berikan, " ungkapnya.

Sementara Ramli mengatakan, ketika melakukan sidak di RSUD Cut Nyak Dhien sempat Ada yang mengeluh terkait pelayanan yang kurang di rumah sakit tersebut. Dan Ia juga mengatakan bahwa sudah bertemu dengan Direktur rumah sakit membahas permasalahan yang di alami oleh para THL.

"Kami tadi sudah bertemu dengan pihak direktur dan wakil direktur, kita berharap agar para THL dipanggil segera dan di selesaikan apa yang belum di bayar atau atau gajinya belum di bayar maka segera di bayarkan," tegasnya.

Ia juga berharap agar tidak adanya penekanan atau pun pengancaman pemecatan terhadap para THL yang mempertanyakan kejelasan masalah pembayaran gaji kepada pihak menegerial rumah sakit.

"Kami juga tadi sudah menyampaikan kepada para THL dan memohon agar kembali bekerja seperti biasanya karena ini masalah kemanusiaan," jelasnya.

Ia menambahkan, tanggal 7 Maret ini DPRK akan malakukan Pansus dan dari hasil sidak kali ini memang ditemukan ada kendala yang ditemukan dan Ia berharap kepada pihak direktur agar permasalahan ini segera diselesaikan.

Penulis:Dani
Editor:Hafiz
Rubrik:KesehatanNews

Komentar

Loading...