3.500 Personel Diterjunkan untuk Pengamanan Kedatangan Presiden RI ke Aceh

acehportalPangdam IM Mayjen TNI Teguh Arief Indratmoko bersama Kapolda Aceh Irjen Pol Wahyu Widada dan Kajati Aceh usai gelar pasukan.

BANDA ACEH, ACEHPORTAL.COM – Pangdam Iskandar Muda Mayjen TNI Teguh Arief Indratmoko memimpin apel GELAR pasukan pengamanan vvip di Lapangan Jasdam Neusu, Kamis (20/2/2020).

Dalam apel itu, Pangdam menjelaskan, apel gelar pasukan yang kita laksanakan ini adalah sebagai bentuk pengecekan kesiapan satuan-satuan yang ada di wilayah kodam iskandar muda yang bersifat integrasi antara tni, polri dan pemda guna pengamanan kunjungan kerja presiden republik indonesia Ir. H. Joko Widodo yang akan berlangsung tanggal 21-22 Februari 2020.

Pangdam menyebutkan, kunjungan kerja presiden republik indonesia merupakan komitmen  dan perhatian  besar  pemerintah  terhadap pembangunan sumber daya manusia dan pembangunan infrastruktur di wilayah Provinsi Aceh.

“saya selaku Pangkoops Pam Vvip memerintahkan kepada seluruh satuan di jajaran kodam iskandar muda dan satuan-satuan perkuatan lain yang tergabung dalam satgas pam vvip untuk segera melakukan langkah-langkah preventif dan antisipatif dalam rangka pengamanan yang maksimal.” Pintanya kepada pasukan.

Menurut Pangdam, tugas pam vvip jangan hanya dijadikan tugas rutin, namun jadikan tugas ini sebagai suatu operasi baru yang merupakan tugas kehormatan yang harus dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab, sehingga tidak menimbulkan kelengahan dan terjadi kesalahan sekecil apapun dalam pelaksanaannya serta bila terjadi kendala di lapangan dapat segera diatasi.

lakukan koordinasi secara baik dan terpadu sesama unsur satgas pam maupun dengan unsur forkopimda aceh, agar tercipta sinergitas yang solid dalam mengawal dan mengamankan kunjungan kerja presiden beserta rombongan, sehingga semua kegiatan dapat berlangsung dengan baik, sukses, aman dan lancar.

Apel gelar pasukan ini dilaksanakan untuk mengetahui kesiapan prajurit, alutsista, maupun unsur pendukungnya, sehingga sewaktu-waktu dapat digerakkan dan mampu bereaksi dengan sigap dan cepat sesuai permintaan.

“Ada dua tim Satgas pengamanan yang jumlahnya secara keseluruhan sebanyak 3.500 terbagi untuk wilayah Banda Aceh dan Bireuen, untuk Banda Aceh disiagakan 1.500 personel dan Bireuen 2000 personel,” ujar Pangdam turut didampingi Kapolda Aceh Irjen Pol Wahyu Widada dan Kajati Aceh. Kamis (20/2).

Pangdam menekankan untuk satgas supaya mempedomani pelaksanaan tugas pengamanan VVIP, diantaranya melaksanakan pengamanan vvip sesuai dengan ketentuan undang-undang ri nomor 34 tahun 2004 tentang operasi militer selain perang, khususnya pengamanan presiden beserta keluarganya.

Pangdam juga meminta Satgas untuk pedomani komando pengendalian operasi dengan baik, lakukan sesuai prosedur tetap di tiap sektor dan bagian masing-masing secara konsisten dan bertanggung jawab, serta lakukan pengecekan secara terus menerus dan pastikan bahwa semua bagian memahami akan tugas dan tanggung jawab masing-masing.

“Serta tingkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan yang tinggi dalam mengantisipasi setiap perkembangan situasi yang berpotensi mengganggu stabilitas keamanan. Bertindaklah secara profesional dan proporsional dengan tetap menjunjung tinggi kearifan lokal.” Demikian Pangdam.

Penulis:Rol
Rubrik:Kodam IM

Komentar

Loading...