Tim Gabungan BNN-Bea Cukai Ungkap Penyelundupan Sabu Asal Malaysia, Pengendali Tewas Didor

Acehportal.comSabu / ilustrasi

BANDA ACEH, ACEHPORTAL.COM - Tim gabungan BNN bersama Bea Cukai dari Aceh dan Sumatera Utara melakukan dua operasi pengungkapan kasus penyelundupan sabu asal Malaysia secara bersamaan pada dua hari belakangan.

Informasi diperoleh, petugas mengamankan lima pelaku yang diduga menyelundupkan sabu dari Malaysia di kawasan Idi Rayeuk, Aceh Timur. Penyelundupan dilakukan melalui jalur laut dengan barang bukti 18,9 kilogram sabu.

Selain itu, tim gabungan juga mengamankan empat pelaku lain yang membawa sabu sabu dari Malaysia ke Teluk Nibung, Tanjung Balai, Asahan. Tim juga menangkap salah pelaku yang membawa sabu sebanyak 15 kilogram menggunakan sepeda motor, yakni AR.

Masih dari informasi yang diterima, AR mengaku bahwa pengendali sekaligus pemilik sabu itu adalah AF yang merupakan warga Kisaran, Sumatera Utara. Sehingga, upaya penangkapan AF pun dilakukan saat itu juga.

Saat akan ditangkap, AF melawan dan berusaha melarikan diri dengan mobilnya. Bahkan, ia menabrak petugas sehingga pengejaran dan penindakan pun dilakukan. Upaya pelarian AF berakhir saat petugas memberikan hadiah panas terhadap dirinya.

Saat itu AR kabur bersama istrinya berinisial YN. Mobil tersangka AR pun terhenti setelah diterjang peluru petugas. Diketahui, AR mengalami cedera di bagian kepala akibat benturan saat kabur menggunakan mobil, sementara istrinya mengalami luka tembak di punggung.

Keduanya dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan medis. Namun, Minggu (16/2/2020) kemarin, tersangka AF meninggal dunia di rumah sakit dan belum diketahui bagaimana nasib istrinya YN.

Seluruh tersangka dan barang bukti sempat diamankan di Kantor BNNP Sumatera Utara yang kemudian dibawa ke Jakarta untuk diproses lebih lanjut. Hingga berita ini diturunkan, pihak terkait yang dikonfirmasi belum memberikan jawaban.

Penulis:Hafiz
Rubrik:News

Komentar

Loading...