Pesan Ita Kurniawati Pada Ibunya Mahasiswi Nagan Raya di Wuhan China

Ita Kurniawati salah satu mahasiswi asal Desa Ujong Fatihah, Kecamatan Kuala, Kabupaten Nagan Raya, yang kini sedang menempuh pendidikan di Wuhan China

Meulaboh, Acehportal.com - Ita Kurniawati salah satu mahasiswi asal Desa Ujong Fatihah, Kecamatan Kuala, Kabupaten Nagan Raya, yang kini sedang menempuh pendidikan di Wuhan Cina, Ita berpesan kepada ibunya Sumarni "ibu Ita baik- baik saja di sini dan ibu disana jangan cemas iya, begitu pesan yang disampaikan kepada ibunya saat dihubungi Acehportal pada Selasa (28/1/2020).

Kini ita sedang menempuh pendidikan Master Public Administration di Kampus Wuhan University, di Kota Wuhan, Provinsi Hubei, China. Dan Ita mengaku dirinya akan tetap melanjutkan pendidikanya sampai dengan selesai walaupun kini kondisi di Wuhan belum stabil.

Sementara itu, Takut terkena virus korona, Ita hanya bisa pasrah dan diam diri di asrama tempat ia tepati selama ini, dan itu sudah berlangsung hampir tiga pekan terakhir, dan ia berharap semoga Virus Korona yang saat ini menyebar di Wuhan Cina tersebut, cepat ditangani oleh pihak terkait, dan kembali seperti semula yang diharapkan, "cerita Ita.

"Kalau untuk makan sesekali ita disini dapat bantuan dari pihak kampus, mereka kasih bantuan berupa makanan dan minuman, dari kemaren hingga kini bisa di konsumsi untuk siang dan sore, kalau untuk hari ini baru pagi saja,"kata Ita.

Dikatakannya, bantuan tersebut didapatkan lantaran ada beberapa mahasiswa Internasional juga sedang menempuh pendidikan di Wuhan Cina yang mengeluh di "Grub Wuhan" mereka mengeluh karena kehabisan minuman dan juga makanan.

"Kalau stok makanan untuk saat ini masih ada, cuma sekarang Ita hanya bisa makan nasi pakai telor saja, karena takut Ita makan nasi pakai ikan atau daging lainnya, takutnya virus tersebut juga ada di dalam makanan tersebut,"katanya

Selain itu kata Ita, sejak dari 15 Januari 2020 ujian terakhir semester satu, sebagian mahasiswa diliburkan, sementara yang sudah mengikuti ujian sudah awal pulang ke negaranya masing-masing.

Selain itu, kata Ita, teman - temannya seindonesia di Wuhan Cina,  juga mengimbau kepada seluruh media untuk tidak diberitakan yang bisa membuat keluarga mereka disana khawatir, takut nanti keluarga mengira mereka disana sangat tertekan dan takut juga menular virus korona tersebut,"harap mereka.

Ita Kurniawati kembali berpesan kepada ibunya, "untuk mamak tercinta di kampung jangan khawatir anak mamak disini baik-baik saja dan masih dalam keadaan sehat, yang penting doa untuk Ita supaya tidak terkena penyakit yang berbahaya,"demikian pesan Ita.

Penulis:Dani
Rubrik:Headline

Komentar

Loading...