Besok, Kawanan Gajah Sumatera Liar di Mila Pidie Akan Digiring

Pemasangan GPS collar pada gajah di Aceh oleh BKSDA

Sigli, Acehportal.com- Besok pagi, direncanakan tim Konservasi Wilayah BKSDA Aceh bersama pihak CRU, mitra Flora dan Fauna International (FFI) beserta Masyarakat Peduli Konflik Gajah akan menggiring kawanan gajah Sumatera liar yang berada di Kecamatan Mila, Pidie.

Hal ini dikatakan Kasi Konservasi Wilayah 1 Lhokseumawe, Kamarudzaman, Jumat (10/2/2019) saat dikonfirmasi terkait penanggulangan konflik antara satwa bernama latin Elephas maximus ssp. Sumatranus tersebut dengan manusia.

"Penggiringan dilakukan dengan mengerahkan tiga ekor gajah jinak dari sejumlah CRU di Aceh, rencananya Insya Allah dimulai besok pagi, saat ini kita masih berkoordinasi dengan sejumlah pihak di Pidie," ujarnya.

Ia menjelaskan, tiga ekor gajah jinak yang dikerahkan saat ini telah berada di CRU Mila, Pidie. Ketiga gajah jinak itu bernama gajah Rahmat, Arjuna dan Midok yang didatangkan dari CRU DAS Peusangan, Bener Meriah dan Pusat Latihan Gajah (PLG) Saree, Aceh Besar.

"Ini merupakan salah satu penanggulangan lanjutan terhadap konflik gajah dengan manusia yang sering terjadi di Kecamatan Mila, Pidie dari tahun 2019 kemarin hingga sekarang," katanya.

Diketahui, beberapa kelompok gajah liar yang berada di Kecamatan Mila ini telah meresahkan masyarakat setempat serta petugas CRU Mila, dengan kemunculannya yang sering menyerang gajah jinak di CRU Mila.

"Tahun 2019 kemarin pernah kawanan gajah ini pernah digiring secara manual menggunakan mercon dan meriam karbit, tetapi tidak membuahkan hasil yang optimal serta membahayakan tim petugas yang sedang melakukan penggiringan," ungkapnya.

Dari informasi yang diterima, kawanan gajah liar yang sedang berkonflik dengan manusia di Kecamatan Mila, Pidie ini jumlahnya mencapai 40 ekor, baik gajah jantan maupun gajah betina.

Secara taksonomi, Gajah Sumatera termasuk kelompok Mammalia dengan Famili Elephantidae. Berdasarkan IUCN, jenis satwa ini berstatus Kritis/critically endangered dan salah satu jenis satwa liar yang dilindungi berdasarkan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor: P.106/Menlhk/Setjen/Kum.1/12/2018 Tentang Perubahan Kedua atas Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor: P.20/Menlhk/Setjen/Kum.1/6/2018 Tentang Jenis Tumbuhan dan Satwa Liar yang Dilindungi.

"Habitat dari satwa liar Gajah Sumatera ini yaitu pada hutan dataran rendah," tambah Kamarudzaman.

Penulis:Hafiz
Rubrik:Umum

Komentar

Loading...