Anggota Dpra Barsela Kunjungi Balai Sungai Wilayah Sumatra I Sampaikan Persoalan Sungai

Anggota Dpra Barsela Kunjungi Balai Sungai Wilayah Sumatra I

BANDA ACEH, ACEHPORTAL.COM – Sejumlah anggota  DPRA  Asal pemilihan wilayah Barat Selatan Aceh Mengunjungi  Kantor Balai Sungai Wilayah Sumatra I di Lueng Bata  dalam komplek Dinas Pengairan  Aceh.

Kunker anggota DPRA ini diterima oleh  Ir. Djaya Soekarno  dan bersama Stafnya. Djaya menjelaskan permasalahan diwilayah Barat Selatan terdiri  WS (Wilayah Sungai Nasional ) WS Krueng Woyla _ Bateue dan WS Krueng Singkil  dan Alas, wilayah Sungai Krueng Woyla yang mengaliri sepanjang  Dari Sungai Mas, Woyla Timur, Woyla Induk dan Woyla Barat terjadi akibat beberapa persoalan.

Diantaranya akibat penggunaan Lahan bagian Hulu, baik pengembangan Perkebunan dan Penebangan hutan  yang mengakibatkan perubahan Daerah Aliran Sungai dan penumpukan sedimen.

Untuk hal ini pihak Balai Wilayah Sungai tidak mengambil  tindakan tetapi akan bekerja sama dengan Balai Jalan Nasional.

Dalam kesempatan itu sejumlah anggota DPRA menyampaikan persoalan yang terjadi didaerahnya masing masing seperti diutarakan Fuadri dari FPAN, yang mengusulkan penanganan Muara Krueng meureubo dengan pengerukan dan Pemasangan Jetty pada muara, agar tidak terjadi lagi pendangkalan sendimen di jalur lalu lintas boat nelayan, sehingga para Nelayan mudah melewati pada saat berlayar  ke Laut.

Edi Kamal dari F.Partai Demokrat mengusulkan  penanganan Krueng Nagan dan Krueng Lamie, agar dapat ditanggulangi, karena beberapa Gampong telah mengalami sering meluapnya banjir di kawasan Tripa Makmur.

Herman  dari Fraksi Partai Demokrat mengusulkan kepada   Balai Wilayah  Sungai , perlu Penanganan   Hulu Krueng Meurebo, yaitu  Runtuhnya jembatan dan hanyut nya 5 Rumah warga  di Gampong Alue Keumang, Kec. Pante Cermen.

Sedangkan  T. Samaindra dari F.Partai Demokrat Dapil 9, mengusulan penanganan  Irigasi Krueng baru  Aliran Sungai Krueng Singkil, karena dulu Lebar bentangan Sungai 300 mtr  menjadi 150 mtr akibat penumpukan sedimen,  perlu penanganan banjir aliran sungai Gelombang untuk di Normalisasi.

Tgk Syarifuddin  F.PKB peelu penanganan Sungai Gelombang dari Gampong Suka Maju dan danau Teras  perlu tanggul.

Irfannusir  dari F.PAN, menyebutkan Aliran sungau Krueng Baru  di Gampong Pulo Ie  setiap Bulan 11 dan 12  sering Banjir dan mengakibatlan  gagal panen, akibat aliran Lae Soraya dari Desa Dah.

Sedangkan Hendriyono  mengatakan , penanganan Krueng Trumon perlu di atasi agar Banjir yang sering menghambat lintas  Aceh Selatan  ke Subussalam. (*)

Penulis:Rol/Redaksi
Rubrik:DPRA

Komentar

Loading...