Jatanras Polresta Banda Aceh Bekuk Perampas Tas Pegawai Kejati Aceh

Jatanras Polresta Banda Aceh Bekuk Perampas Tas Pegawai Kejati Aceh

Banda Aceh, Acehportal.com- Seorang pemuda berinisial SR (28) warga Gampong Ateuk Pahlawan, Kecamatan Baiturrahman, Banda Aceh dibekuk personel Unit Jatanras Sat Reskrim Polresta Banda Aceh di sebuah warung nasi gampong setempat, Senin, (6/1/2020) sore.

Dirinya ditangkap karena telah merampas sebuah tas berisi barang berharga milik korbannya yakni Heppy Agustina yang merupakan seorang pegawai Kejati Aceh.

Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Trisno Riyanto, SH melalui Kasat Reskrim AKP M Taufiq mengatakan, pelaku merampas tas korban saat korban hendak berangkat ke kantornya.

"Pelaku merampas tas korban di belakang Stadion Harapan Bangsa saat jalanan dalam keadaan sepi dengan menggunakan alat bantu berupa sepeda motor Beat tanpa diketahui nopolnya" kata Kasat Reskrim Senin (6/1/2020).

Ia menjelaskan, peristiwa itu terjadi Jumat (27/12/2019) lalu sekitar pukul 09.15 WIB saat korban berangkat dari rumah menuju ke kantor tempatnya bekerja. Tiba-tiba, SR yang menggunakan sepeda motor mendekati korban dan langsung menarik tas korban yang diselempangkan di tangan kanannya.

"Korban pada saat itu berusaha untuk mengejar pelaku, namun korban tidak dapat menemukan pelaku yang terus melarikan diri," kata Kasat Reskrim.

Di dalam tas korban, lanjutnya, berisi tiga buah handphone berbagai jenis serta uang tunai senilai Rp 110 ribu beserta barang lainnya. Heppy Agustina pun melaporkan kejadian yang menimpa dirinya ke Polresta Banda Aceh untuk diusut lanjut.

Setelah melakukan pemeriksaan dan melakukan olah TKP, Kasat Reskrim memerintahkan Unit Jatanras yang dipimpin Kanit Jatanras, Ipda Krisna Nanda Aufal melakukan penyelidikan terhadap keberadaan pelaku.

Hasil dari penyelidikan, sambung dia, Ipda Krisna bersama tim lainnya mendapat titik terang keberadaan pelaku di sebuah warung nasi di Gampong Ateuk Pahlawan, Banda Aceh.

"Setelah mendapatkan titik terang keberadaan pelaku, unit Jatanras langsung menuju ke tempat tersebut dan SR beserta barang bukti diamankan," tutur Kasat Reskrim.

Saat ini, tersangka SR masih diamankan di Mapolresta Banda Aceh untuk diproses lebih lanjut. Ia dijerat Pasal 365 KUHP dengan ancaman kurungan 5 tahun penjara. ()

Penulis:Hafiz
Rubrik:Hukum

Komentar

Loading...