Ini Profil Orang Terkaya Afrika yang Borong 10.000 Mobil Desa Indonesia

Aliko Dangote, orang terkaya di Afrika(Forbes)

JAKARTA - Aliko Dangote yang merupakan orang paling kaya di benua Afrika tertarik untuk membeli 10.000 unit mobil pedesaan asal Indonesia yaitu Alat Mekanis Multiguna Pedesaan (AMMDes) untuk dijual kembali ke Nigeria.

Dilansir dari Bloomberg Aliko Dangote sendiri merupakan pria dengan kekayaan 4,3 miliar dollar AS atau sekitar Rp 60,2 triliun (kurs Rp 14.000 per dollar AS) pada tahun 2019.

Pengusaha Nigeria berusia 62 tahun yang merupakan industrialis paling terkemuka di Afrika mengakhiri dekade ini dengan kekayaan bersih hampir senilai 15 miliar dollar AS, menjadikannya orang terkaya ke-96 di dunia, menurut Bloomberg Billionaires Index.

Sementara dalah Daftar Orang Terkaya di Dunia 2019 versi Forbes, Dangote berada di posisi 136, dengan total kekayaan mencapai 8,9 miliar dollar AS (Rp 124,6 triliun). Dengan kekayaan sebesar itu, pria beranak tiga ini menjadi orang terkaya di benua Afrika.

Forbes juga memasukkan dia ke dalam daftar orang paling berpengaruh di dunia 2018, di posisi 66. Dangote merupakan pendiri Dangote Cement yang merupakan pabrik semen terbesar di Afrika. Dangote Cement yang mempunyai pabrik di 10 negara di benua hitam itu memproduksi semen sebesar 45,6 juta metrik ton per tahun.

Dangote juga memiliki bisnis tepung dan gula dibawah naungan Dangote Group. Selain itu Dangote Group menjadi salah satu pengusaha minyak terbesar di Afrika dengan memiliki penyulingan terbesar di Nigeria. Dengan jenis bisnisnya maka tak heran dirinya tertarik untuk meminang AMMDes yang dimana mobil tersebut cocok dengan jenis usaha yang bergerak dibidang Industri dan komoditas.

Direktur Industri Maritim, Alat Transportasi, dan Alat Pertahanan Putu Juli Ardika, mengatakan Dangote Group sendiri tertarik dengan AMMDes yang bisa berjalan disegala medan dan memiliki berbagai fungsi yang cocok dengan pasar Afrika," ucapnya di Kementerian Perindustrian, Senin (6/1/2020).

"Timnya Dangote akhir Januari ini akan mengecek tiga unit sample untuk dibawa ke sana," ucapnya. Putu mengatakan rencananya ekspor 10.000 unit AMMDes ke Nigeria akan dilakukan secara bertahap selama 5 tahun.

Komentar

Loading...