DPO Perampokan Rumah PNS di Aceh Selatan 2 Orang, Satu Diantaranya Ditemukan Tewas

Perampokan terjadi di rumah seorang PNS bernama Mawardi (52) yang berada di Gampong Ujung Padang Asahan, Kecamatan Pasie Raja

Banda Aceh, Acehportal.com - Sesosok mayat lelaki ditemukan mengapung di kawasan sungai Gampong Krueng Luas, Kecamatan Trumon Timur, Aceh Selatan, Kamis (5/12/2019) kemarin.

Ternyata, mayat itu diketahui sebagai salah satu DPO kepolisian terkait kasus perampokan rumah seorang PNS bernama Mawardi yang berada di Gampong Ujung Padang Asahan, Kecamatan Pasie Raja, Aceh Selatan.

"Yang bersangkutan yakni SS (64), warga Aceh Tenggara yang diduga terlibat dalam perampokan 2 Desember lalu," ujar Kapolres Aceh Selatan, AKBP Dedy Sadsono melalui Kasat Reskrim, Iptu Zeska Julian, Sabtu (7/12/2019).

Dalam perampokan itu, polisi memburu dua pelaku yang kabur yakni SS dan AR. Lima pelaku sebelumnya telah ditangkap, yang mana salah satunya tewas ditembak setelah berusaha kabur dan menabrak petugas dengan mobil yang digunakan untuk merampok.

"Hingga kini masih kita lakukan pengembangan lebih lanjut, kita juga masih menunggu hasil visum untuk mengetahui penyebab pasti kematiannya. Selain itu, kita masih buru satu orang lagi," kata Kasat Reskrim.

Sementara, Dir Reskrimum Polda Aceh, Kombes Pol Agus Sarjito mengatakan, ketujuh pelaku perampokan rumah PNS di Aceh Selatan ini diketahui merupakan residivis. Para pelaku yakni SM (34), SB (69), HB (42), MS (44) dan IS (34) serta AR (40) dan SS (64).

"Tersangka SM, SB, HB dan MS diamankan, tersangka IS meninggal dunia tertembak saat penangkapan, tersangka SS ditemukan meninggal dunia di sungai dan AR yang masih diburu," ungkapnya secara terpisah.

Ia menjelaskan, diduga, SM menjadi otak pelaku perampokan rumah PNS bernama Mawardi di Aceh Selatan ini. Dimana, tersangka SM diketahui pernah menjalani hukuman di Lapas Tanjung Gusta Medan, Sumatera Utara selama sembilan tahun atas kasus kepemilikan senjata api ilegal.

Kemudian, lanjutnya, tersangka SB juga merupakan residivis kasus perampokan toko grosir dan pernah menjalani hukuman di Lapas Kutacane bersama tersangka SS yang kemarin ditemukan tewas mengapung di sungai.

"Para tersangka lainnya juga terlibat kasus perampokan, seperti tersangka HB dan MS yang pernah ditahan di Lapas Madiun dan Ciputat atas kasus perampokan. Ini masih didalami, Sat Reskrim Polres Aceh Selatan masih memburu AR yang diduga membawa kabur hasil rampokan di Aceh Selatan kemarin," jelasnya.

Selain itu, tambahnya, komplotan ini juga terlibat dalam sejumlah kasus perampokan yang terjadi di Aceh seperti perampokan toko elektronik dan toko handphone di Aceh Selatan serta perampokan emas di Aceh Jaya.

Penulis:Hafiz
Rubrik:Headline

Komentar

Loading...