Ini Kronologis Tewasnya Tentra Rahman di Aceh Utara

konferensi pers di Mapolres Lhokseumawe

ACEH UTARA, ACEHPORTAL.COM - Seorang anggota KKB di Aceh Utara tewas diterjang peluru tim gabungan Polda Aceh, Sat Brimob Polda Aceh dan Polres Lhokseumawe di kawasan Gampong Peunteut, Kecamatan Sawang, Aceh Utara, Minggu (1/12/2019) malam.

Pelaku diketahui bernama Abdurrahman (37) alias Rahman Peudeng alias Tentra Rahman, warga setempat yang merupakan salah satu anggota KKB yang dikenal dengan nama Pasukan Peudang.

Kapolres Lhokseumawe, AKBP Ari Lasta Irawan melalui Kasat Reskrim, Indra T Herlambang mengatakan, peristiwa ini berawal dari berkibarnya bendera hijau dengan lambang bulan bintang serta pedang di SD Negeri 17 Sawang, Aceh Utara.

Bahkan, pada tiang bendera tersebut terpasang bahan peledak. Hal ini diketahui pihak kepolisian setelah memperoleh informasi dari masyarakat.

"Personel Polsek Sawang kemudian menghubungi Tim Jibom Polda Aceh dari Batalion B Jeulikat untuk melakukan pemindahan dan sterilisasi bahan peledak di lokasi, bendera itu pun kita amankan," ujarnya Selasa (3/12/2019) saat konferensi pers di Mapolres Lhokseumawe.

Kasat menjelaskan, Senin (25/11/2019) malam kemarin, juga terjadi pembakaran fasilitas sekolah setempat yang sangat meresahkan masyarakat. Sehingga, Kapolda Aceh, Irjen Pol Rio S Djambak membentuk Satgas Tim Gabungan untuk melakukan penindakan terhadap pelaku.

"Pada 29 November kemarin, di salah satu akun Facebook bernama Armada Aceh, yang bersangkutan memposting postingan bernada ancaman untuk TNI/Polri, kita pun terus melakukan penyelidikan untuk menangkap pelaku," katanya.

Menindaklanjuti hal itu, tim kemudian langsung menuju ke Gampong Punteut, Kecamatan Sawang, Aceh Utara setelah pelaku terpantau keberadaannya. Ternyata, diketahui AB membawa senjata api laras panjang lengkap dengan rompi yang berisi kabel yang diduga sebagai bahan peledak.

"Sekitar pukul 19.00 WIB, tim gabungan berusaha menangkap pelaku, pelaku melepaskan tembakan ke arah petugas dan terjadilah kontak senjata," jelas Indra.

Pelaku lalu dapat dilumpuhkan, meski sempat berusaha melarikan diri dalam keadaan tumbang dan kemudian dinyatakan tewas dan jasadnya kemudian dibawa ke Rumah Sakit Cut Meutia Lhokseumawe.

"Diamankan sejumlah barang bukti berupa sepucuk senjata api laras panjang rakitan, granat manggis, kotak bubuk mesiu, bendera, baterai kering, kabel dan lainnya," sambungnya.

Penulis:Hafiz
Rubrik:Headline

Komentar

Loading...