Sat Resnarkoba Polres Pidie Amankan Dua Pengedar beserta 800 Gram Sabu

Polres Pidie Amankan Dua Pengedar beserta 800 Gram Sabu

PIDIE, ACEHPORTAL.COM - Personel Sat Resnarkoba Polres Pidie menangkap dua pengedar sabu di kawasan Gampong Sukon Baroh, Kecamatan Geulumpang Tiga, Pidie, Kamis (8/8/2019) malam. Mereka ditangkap atas informasi yang diperoleh dari masyarakat.

Kapolres Pidie, AKBP Andi Nugraha Setiawan Siregar melalui Kasat Resnarkoba, Iptu Yusra Aprilla mengatakan, tersangka yang ditangkap yakni RZ (23), warga setempat dan KF (32) yang merupakan warga Jeunib, Bireuen.

"Awalnya kita tangkap tersangka RF di rumahnya, ditemukan 14 paket kecil sabu seberat 3 gram. Kemudian ditemukan lagi 7 paket sabu lainnya seberat 124 gram yang disimpan tersangka di dalam drum beras," ujarnya Jumat (9/8/2019) sore.

Dari penangkapan ini, polisi terus melakukan pengembangan kasus hingga akhirnya tersangka KF pun ditangkap. Dari tangan KF, petugas menyita 10 paket besar sabu seberat 709 gram, dua unit handphone serta sejumlah plastik kresek yang digunakan pelaku untuk menjalankan bisnis haramnya.

"Tersangka kedua kita tangkap setelah dilakukan pengembangan dari tersangka pertama. Awalnya, kita cuma temukan satu paket besar sabu dari tersangka KF, setelah diinterogasi ternyata masih ada 9 paket besar lain yang disimpan di Jeunib, Bireuen, sehingga kita bergerak kesana untuk mengambil yang lain. Totalnya 10 paket besar sabu seberat 709 gram," ungkap Kasat.

Dalam proses pemeriksaan, diketahui tersangka KF memperoleh barang haram ini dari seseorang bernama panggilan Siman (35), warga Bireuen, sebanyak satu kilogram sekitar satu bulan lalu. Namun, sekitar 300 gram sabu telah diedarkan termasuk kepada tersangka RZ dan sisanya yang telah diamankan oleh polisi.

"Dari satu kilogram yang diperoleh, sekitar 300 gramnya sudah diedarkan ke orang lain termasuk ke tersangka RF ini, sisanya yang 700 gram kita sita. Keduanya masih diamankan untuk diproses lanjut, sementara tersangka Siman masih DPO," tambah Yusra.

Penulis:Hafiz
Rubrik:Headline

Komentar

Loading...