Forkab Dukung Kodam IM Segel Gedung KONI dan Kolam Renang Tirta Raya

images (5)

BANDA ACEH, ACEHPORTAL.COM - Forum Komunikasi Anak Bangsa (Forkab) Aceh, mendukung sikap Kodam IM menyegel gedung KONI dan Kolam Renang Tirta Raya.

Ketua Forkab, Polem Muda Ahmad Yani menilai langkah yang diambil oleh Kodam IM sudah sangat tepat dan tegas. Pasalnya hasil penelusuran Forkab dan berdasarkan bukti yang didapatkan lahan gedung tersebut merupakan milik tanah TNI.

"Kami mendukung sikap Kodam IM yang menyegel Koni Aceh dan Kolam Renang Tirta Raya," tegas Polem Muda Ahmad Yani, Minggu (4/8).

Polem--sapaan Polem Muda Ahmad Yani--menyesalkan sikap Dispora Aceh yang dinilai di luar sikap kepantasan dan tidak patut melakukan kegiatan pembangunan di tanah milik TNI, karena dapat menimbulkan disharmonisasi apabila dilakukan tanpa koordinasi dan izin pihak Kodam IM sebagai pemilik lahan.

"Kami menilai kinerja Dispora Aceh berpontensi membenturkan hubungan kerjasama yang baik antar sesama instansi alat Negara dengan pihak pemerintahan," kata Polem.

Dikatakan Polem, Kadispora Aceh tidak berpikir cermat sebelum bertindak, mungkin merasa diri pejabat lalu bertindak penuh kesewenang-wenangan dan di luar otoritas atau kewenanganya.

"Kami elemen sipil siap untuk berdiri di depan dan mendukung kebijakan Kodam IM menyegel lokasi pembangunan proyek di lahan tersebut," jelasnya.

Bahkan, Polem menegaskan apabila dibutuhkan pihaknya siap turun ke jalan untuk membantu TNI dalam melakukan penyegelan dan siap juga melaporkan kepada pihak penegak hukum atas tindakan Dispora yang dinilai sewenang-wenang.

"Menurut hemat kami Kodam IM selama ini telah cukup berbaik hati atas pemberian izin kepada pihak Pemerintah Aceh menggunakan lahan tersebut lebih dari berpuluh puluh tahun lamanya," jelasnya.

Seharusnya, lanjut Polem, Dispora Aceh mewakili pemerintah tidak gegabah dan cermat melihat riwayat asal muasal hak izin guna lahan TNI agar tidak timbul polemik di tengah masyarakat. Akibat sikap salah kaprah ini, sehingga telah menimbulkan persepsi yang kurang positif terhadap kinerja Dispora Aceh.

"Kami mendesak agar Dispora Aceh segera duduk dan membicarakan hal ini secepatnya dengan pihak Kodam agar dicarikan solusi terbaik atas sengketa kepetingan lahan," kata Polem.

Penulis:rol/redaksi
Rubrik:News

Komentar

Loading...