Bardan Sahidi Fraksi PKS: Sekda Baru Harus Mampu Mengejar Dan Menagih Piutang Dari Pihak Ketiga

Anggota DPR Aceh dari Fraksi PKS Bardan Sahidi

BANDA ACEH, ACEHPORTAL.COM - Anggota DPR Aceh dari Fraksi PKS Bardan Sahidi mengharapkan kepada Sekretaris Daerah Aceh yang baru dilantik dr. Taqwallah, M.Kes, yang sebelumnya menjabat Asisten II dan juga Ketua Tim Percepatan dan Pengendalian Kegiatan APBA (P2K-APBA),  masih mempunyai tugas menumpuk dalam mengawal pembangunan dan realisasinya baik fisik maupun keuangan.

Dia berharap, paska pelantikan mampu mengejar dan menagih piutang dari pihak ketiga sebagai penerimaan Pendapatan Asli Aceh (PAA). Piutang ini telah terakulami sejak tahun sebelumnya, dari sumber pemanfaatan kekayaan Aceh oleh SKPA pada sejumlah objek penting lainnya.

Misal, penyewaan hotel/mess Pemerintah Aceh di Jakarta kepada Amazing Hotel, Rp Rp 7,5 miliar dari kontrak tiap tahun sejak 2015 hingga 2017. “Setiap tahun Rp 2,5 miliar. Sedangkan tahun 2018 telah diputuskan kontraknya.

Lalu, sewa Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Eks BRR Rp 500 juta di Dinas Perhubungan Aceh. Piutang BLUD RSU Zaenal Abidin Banda Aceh, Rp 201 juta serta sejumlah sewa dari pemanfaatan kekayaan daerah Aceh di sejumlah SKPA dan Kabupaten/Kota mencapai angka Rp 8.193.898.610.

“Sebagai Ketua Tim Anggaran Pemerintah Aceh (TAPA) sebelumnya, Taqwallah juga belum menyampaikan secara jelas dan rinci, deposito keuagan Aceh pada sejumlah bank. “Sehingga penerimaan Aceh dari jasa giro dan deposito tidak terlihat. Dalam memori serahterima jabatan ini juga harus disampaikan dengan lengkap dan rinci.

Tak  cukup sampai disitu, pada realisasi dan serapan anggaran Pemerintah Aceh juga lemah. Bahkan dari sumber Dana Alokasi Khusus (DAK) APBN Bidang Fisik. Misal dari PAGU 1,262 triliuan hanya terealisasi Rp 1,218 triliun. Sehingga ada sisa 44  atau 5 persen. “DAK sumber APBN dalam makna dana sudah tersedia eksisting Rp 213 miliar di tahun 2018 tidak juga dapat dicairkan,” ungkap Bardan Saidi.

Data dihimpun dari hasil audit LHP BPK RI Tahun 2018 contohnya, juga menjadi tumpukan tugas Sekda Aceh baru yang dikenal pekerja keras dan tidak kompromi itu. “Akhirnya saya mengucapkan selamat bertugas dokter Taqwa jangan biarkan Aceh sakit dengan kinerja rendah,” kata anggota Komisi III DPR Aceh dari Fraksi PKS ini.

Penulis: Rol/redaksi
Rubrik: DPRA

Komentar

Loading...