Curi Kendaraan Roda Empat di Aceh Besar Pelakunya Ditangkap di Aceh Utara Saat Lebaran

Barang bukti yang diamankan Tim Opsnal Ranmor Polresta Banda Aceh dari pelaku pencurian kendaraan roda empat di Aceh Besar

BANDA ACEH, ACEHPORTAL.COM - Tim opsnal ranmor Polresta Banda Aceh yang dipimpin Kasubnit opsnal ranmor menangkap pelaku pencurian sepeda motor yang beraksi di wilayah pertokoan di wilayah Aceh Besar.

Direskrimum Polda Aceh, Kombes Pol Agus Sarjito menjelaskan, opsnal ranmor Polresta Banda Aceh berhasil melakukan penangkapan tiga orang pelaku pencurian dengan Kerugian Kendaraan Bermotor roda empat dengan waktu dan tempat yang berbeda.

Adapun penangkapan pelaku yang pertama pada hari Rabu tanggal 05 juni 2019 sekira pukul 08.00 WIB bertempat di Cunda Kec.Muara Dua Kota Lhoksumawe berdasarkan laporan kehilangan kendaraan oleh Syukri Bin Hanafiah, 43, Wiraswasta, Desa teupin reudeup Kec. Pesangan selatan Kab Bireun.

Selain itu ada juga melapor kehilangan yaitu Irwandi, umur 27 tahun, pekerjaan swasta, Alamat Desa lamreung kec.Darul imarah Kab.Aceh Besar

Lokasi kehilangan di depan toko usaha mandiri gampong cadek kec. Baitussalam Kab. Aceh besar dan depan toko noval jaya Jln.Soekarno Hatta desa Lamreung Kec.Darul Imarah Kab.Aceh Besar pada Selasa tanggal 28 mei 2019 sekira pukul 09.00 Wib dan
hari kamis tanggal 16 Mei 2019 sekira pukul 07.45 Wib.

Kronologi kejadian pada hari dan tanggal tersebut di atas sekira pukul 09.00 Wib, korban hendak ingin keluar dari toko bertujuan untuk mengambil barang di kampung baru kota banda aceh dan melihat mobil milik korban yang terparkir di depan toko miliknya sudah tidak ada lagi atau telah di curi oleh pelaku.

Kemudian pada hari dan tanggal tersebut di atas sekira pukul 18.00. Wib karyawan toko noval jaya An.M.yasin sepulang mengantar semen kemudian menyerahkan kunci mobil kepada pelapor, dan mobil pun tidak bergerak lagi, sekira pukul 05.00wib pelapor hendak pergi sholat subuh dan melihat mobil sudah tidak ada lagi.

Atas kejadian tersebut korban kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Baitussalam guna dilakukan proses lebih lanjut.

Hasil penyelidikan terhadap laporan polisi tersebut telah didapatkan informasi dilapangan pada hari Senin tanggal 03 juni 2019 sekira 16.00 wib bahwa ada bukti petunjuk tentang keberadaan lima buah jerigen minyak makan berwarna biru di perumahan Dinas Kehutanan yang sedang di renovasi tepatnya di Desa Geuche Komplek Kec.Banda Raya Kota Banda Aceh.

Setelah mendapatkan informasi tersebut tim opsnal ranmor polresta yang dipimpin kasubnit opsnal ranmor langsung mengecek ke lokasi yang diduga tempat penyimpan jerigen minyak makan tersebut, selanjutnya setelah berkodinasi dengan korban bahwa benar jerigen minyak makan berwarna biru tersebut milik korban, kemudian 5 jerigen minyak makan berwarna biru beserta 3 orang saksi (tukang bangunan) di bawa bawa ke mapolresta untuk dimintai keterangan, setelah introgasi ketiga saksi tersebut didapatkan informasi bahwa 5 buah jerigen bensin tersebut milik Amiruddin dan satu orang temannya yang tidak diketahui, saksi juga menjelaskan Amiruddin bersama temannya juga pernah membawa mobil L 300 pick up ke lokasi tersebut diatas, di karenakan keberadaan Amiruddin sudah pulang kampung ke Desa Simpang Peut Kec. Seunuddon Kab. Aceh Utara tim opsnal ranmor langsung melakukan pengejaran ketempat keberadaan yang di duga pelaku pencurian tersebut,

Pada Selasa (4/6/2019) sekira pukul 08.00 wib tim opsnal ranmor berhasil mengamankan yang diduga pelaku pencurian di Mesjid Jamik Desa Cunda Kec.Muara Dua Kota Lhokseumawe, yaitu Amiruddin, 53 warga Simpang Peut kec. Seunuddon kab. Aceh Utara.

Tidak berhenti disitu, tim opsnal ranmor Polresta dibantu Polres Aceh Utara melakukan pengembangan dn berhasil mengamankan pelaku utama pencurian di ds. Krueng Lingka Kec. Baktia Kab. Aceh utara tepatnya di rumah kediaman pelaku yaitu Samsul Kamal, 29.

Setelah tim melakukan introgasi terhadap Samsul bahwasanya iya pernah juga mengambil 1 unit roda empat L 300 bersama dengan Mahdi Ismail alias cek dan din selanjutnya tim mendapat informasi keberadaan si chek di Dsa Rawa Itek Kec.Tanah Jambo Aye Kab.Aceh Utara selanjutnya tim opsnal ranmor yang di backup oleh unit opsnal Aceh Utara menuju tkp dan melihat Chek melarikan diri dari atap rumah kamar mandi selanjutnya tim melakukan pengejaran dan akhirnya tim berhasil menemukan Chek, 40.
Setelah tim melakukan introgasi terhadap Chek bahwa sanya mobil L 300 tersebut dibawa oleh Din sekarang menjadi (DPO).

Setelah dilakukan introgasi Amiruddin mengakui bahwa telah memotong besi bak belakang mobil L300 tersebut dan menjualnya (pagar bak belakang mobil) tersebut ke tempat penjualan barang bekas atau butut di Punge Blang Cut Kec. Meraxa Banda Aceh seharga Rp. 198.000.

Hasil introgasi terhadap Samsul kamal ia telah mengakui bahwa yang bersangkutan telah melakukan pencurian mobil L 300 sesuai dengan laporan polisi di atas di 2 TKP berbeda di wilayah hukum Polresta Banda Aceh yaitu di Desa Lamreung kec. Darul imarah Aceh Besar dan di Desa Cadek kec. Baitussalam Aceh Besar dengan cara merusak kunci asli dengan menggunakan alat bantu kunci T.

Pada saat melakukan pencurian tersebut Samsul dibantu oleh dua orang temannya yaitu Mahdi dan Din dan 1 unit mobil L 300 yang dicuri di Desa Cadek tersebut sudah di jual kepada M dengan harga Rp.7.000.000. Sedangkan satu unit mobil L300 yg dicuri di Desa Lamreung kec. Darul imarah Aceh Besar telah dijual oleh Udin di Desa Kembang Tanjung Kab.Pidie seharga Rp. 15.000.000. Untuk Marzuki dan Din masih dalam pencarian berikut kedua unit mobil L300 tersebut.

Selanjutnya untuk pelaku pencurian saat ini telah diamankan dan kemudian dibawa ke Polresta Banda Aceh guna dilakukan proses lebih lanjut.

Penulis:Hafiz
Rubrik:Headline

Komentar

Loading...