Tuna dan Cakalang Aceh Diekspor langsung ke Thailand

Balai Karantina Ikan Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM) Aceh menerbitkan sertifikat kesehatan ikan untuk ekspor perdana 6 ribu kilogram ikan pelagis

BANDA ACEH, ACEHPORTAL.COM - Kamis (30/5/2019) kemarin, Balai Karantina Ikan Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM) Aceh menerbitkan sertifikat kesehatan ikan untuk ekspor perdana 6 ribu kilogram ikan pelagis segar dari kawasan Pelabuhan Perikanan Kutaraja Banda Aceh.

Ikan yang diekspor ini terdiri dari jenis Tuna sebanyak 3 ribu kilogram dan jenis Cakalang 3 ribu kilogram yang berasal dari Unit Pengolahan Ikan UD. Nagata Tuna dengan tujuan Kilang Sheid Satun Port, Thailand dengan menggunakan KM. Sabang Wisata.

Loading ekspor 6 ribu kilogram ikan Aceh tersebut dilakukan di PPS Kutaraja dan selanjutnya diberangkatkan dari Pelabuhan Malahayati, Krueng Raya, Aceh Besar.

Kepala BKIPM Aceh, Diky Agung Setiawan mengatakan, terlaksananya ekspor hasil perikanan dari Kawasan PPS Kutaraja ini merupakan sejarah baru dalam lalu lintas  ekspor komoditi hasil perikanan Aceh.

Menurutnya, hal ini merupakan dampak dari Pembentukan Satgas Percepatan Ekspor Hasil Perikanan Aceh yang diinisiasi oleh BKIPM Aceh dengan Biro Perekonomian Aceh, DKP Aceh, Disperindag Aceh dan para pelaku usaha perikanan di jota Banda Aceh dan sekitarnya awal April 2019 lalu.

"Terwujudnya ekspor langsung dari Aceh ini merupakan salah satu solusi dari melimpahnya ikan di pelabuhan perikanan khususnya PPS Kutaraja yang berakibat pada turunnya harga ikan hasil tangkapan nelayan," katanya Jumat (31/5/2019).

Pihaknya pun berharap hal ini bisa menjadi pemicu bagi pengusaha perikanan lainnya di Aceh untuk melakukan ekspor langsung hasil perikanannya tanpa harus tergantung ke daerah lain, seperti Sumatera Utara seperti yang berlangsung hingga saat ini.

"BKIPM Aceh siap membantu para pelaku usaha perikanan yang berniat ingin mengekspor komoditi hasil perikanan dari sisi jaminan kesehatan dan mutu keamanan hasil perikanan agar Aceh memiliki kedaulatan penuh terhadap produk hasil perikanannya," tegasnya.

Penulis:Hafiz
Rubrik:Ekonomi

Komentar

Loading...