Kejati Tahan Empat Tersangka Pembangunan Jalan Dua Jalur Aceh Tenggara

Penahanan direktur PT Supernova oleh Kejati Aceh

BANDA ACEH, ACEHPORTAL.COM -
Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejati Aceh menerima penyerahan tersangka dan barang bukti dari Polda Aceh atas perkara tindak pidana korupsi pada penggunaan dana pembangunan jalan dua jalur Kuta Cane Kab Aceh Tenggara-batas Sumut.

Kajati Aceh melalui Kasipenkum Munawal SH mengatakan, setelah menerima berkas dan tersangka, Kejati langsung menahan ke empat orang tersangka.

Adapun tersangka yang ditahan yaitu, Direktur PT Gayotama Leopropita IR CA, Direktur PT Multi Bangun Cipta Persada an M, dan Direktur PT Jiban Aman Sentosa ST, serta Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan yaitu inisial SM.

Munawal menjelaskan, proyek yang diduga dikorupsi tersebut merupakan proyek lanjutan 1, lanjutan 2 dan lanjutan 3 yang bersumber dari dana penyesuaian infrastruktur daerah (DPID), dan percepatan pembangunan infrastruktur daerah (dppid) dan ABPA pada tahun anggaran 2011 s/d Tahun Anggaran 2012.

Pembangunan jalan dua jalur tersebut dikerjakan oleh tiga perusahaan, pertama pembangunan dua jalur Kuta Cane-batas Sumut Kab Aceh Tenggara lanjutan dengan nilai kontrak RP .19.540.826.000 yang bersumber dari dana DPID dan dikerjakan oleh PT Gayotama Leopropita dengan direktur IR CA. Hasil audit kerugian negara sebesar RP 1.229.083.026

Kemudian pembangunan jalan dua jalur Kuta Cane - batas Sumut Kab Aceh Tenggara lanjutan 2 dengan nilai kontrak anggaran Rp 25.846.960.000 yang bersumber dari APBA 2011 dan dikerjakan oleh PT Multhi Bangun Cipta Persada dengan direktur sdr M. Nilai kerugian negara sebesar Rp 3.375.934.651

Dan yang ketiga pembangunan jalan dua jalur Kuta Cane - batas Sumut Kab Aceh Tenggara lanjutan 3 yang bersumber dari dana percepatan pembangunan infrastruktur daerah (ppid) dengan nilai kontrak Rp 17.893.030.000 dan dikerjakan oleh PT Jiban Aman Sentosa dengan direktur sdr S
Kerugian negara sebesar Rp 1.591.756.772,87.

Penulis:rol/redaksi
Rubrik:Headline

Komentar

Loading...