Tingkatkan Potensi Dirgantara, Spotdirgaau Silaturahmi di Lanud SIM

Staf Potensi Dirgantara TNI Angkatan Udara (Spotdirgaau) bersilaturahmi dengan Forkopimda Aceh, Komunitas Bandara Sultan Iskandar Muda, Komunitas Aerosport, tokoh masyarakat, tokoh agama dan pemuda-pemudi Blang Bintang

BANDA ACEH, ACEHPORTAL.COM - Dalam rangka meningkatkan potensi dirgantara di Aceh, Staf Potensi Dirgantara TNI Angkatan Udara (Spotdirgaau) bersilaturahmi dengan Forkopimda Aceh, Komunitas Bandara Sultan Iskandar Muda, Komunitas Aerosport, tokoh masyarakat, tokoh agama dan pemuda-pemudi Blang Bintang di VIP Room Lanud SIM.

"Suatu penghargaan bagi Lanud SIM menjadi tempat silaturahmi Spotdirgaau dengan berbagai komponen instansi dan masyarakat," ujar Danlanud SIM, Kolonel Pnb Hendro Arief saat mengawali sambutannya sekaligus menyampaikan pembinaan potensi kedirgantaraan sebagai benteng pertahanan udara menjadi perhatian khusus pimpinan dalam mengamankan dan menjaga keutuhan wilayah NKRI, secara khusus di Aceh ini.

Menurutnya, perkembangan lingkungan strategis yang didukung ilmu pengetahuan dan teknologi sangat mempengaruhi pola serta bentuk ancaman, baik ancaman militer, non militer dan hibrida, sehingga menuntut adanya bentuk pertahanan negara yang efektif dan berdaya tangkal tinggi berdasarkan atas kesadaran hak dan kewajiban warga negara atas dasar keyakinan akan kekuatan sendiri untuk mewujudkan serta mempertahankan keutuhan, kedaulatan NKRI sebagai kesatuan kekuatan pertahanan semesta.

"Khususnya Aceh, sebagai salah satu jalur strategis baik laut maupun udara sebagai media mobilisasi, sehingga kondisi ini menjadi sangat rawan terjadinya pelanggaran-pelanggaran," kata Danlanud.

Dirinya berharap, melalui silaturahmi yang bertema "Meningkatkan Kerja Sama TNI AU Dengan Forkopimda, Tokoh Masyarakat, Insan Dirgantara dan Keluarga Besar TNI AU di Aceh dalam Mendukung Pertahanan Negara" ini dapat menambah wawasan, pengetahuan diri sekalian dalam bertindak secara efektif dan efisien guna menangkal terjadinya pelanggaran di wilayah Aceh.

Paban IV Spotdirgaau Kolonel Pnb Maman Suherman selaku narasumber mengatakan, Spotdirgaau merupakan organisasi baru eselon pembantu pimpinan di tingkat Mabesau berkedudukan langsung di bawah Kasau yang bertugas membantu dalam menyelenggarakan fungsi umum.

Meliputi perencanaan program dan anggaran pembinaan kemampuan dirgantara, pembinaan ketahanan wilayah, penyelenggaraan komunikasi sosial antara penyelenggaraan dan pembinaan perbatasan wilayah udara dalam rangka menyiapkan alat bagi kepentingan pertahanan negara di udara melalui kegiatan pemberdayaan wilayah pertahanan udara.

Untuk itu, peningkatan potensi kedirgantaraan menjadi salah satu perhatian pimpinan dalam mempertahankan keutuhan negara, dimana secara bersamaan ditingkatkan juga potensi kemaritiman bagi TNI Angkatan Laut dan potensi territorial bagi TNI Angkatan Darat.

"Semuanya bersinergi dalam menjaga pertahanan, keamanan wilayah Indonesia di darat, laut dan udara guna menghadapi perang asimetris yang melanda Indonesia," katanya yang dirasa berlangsung sangat dahsyat salah satunya ekspansi narkoba yang masuk ke Indonesia melalui jalur darat, laut dan udara.

Masuknya barkoba ke Indonesia, lanjutnya, sangat membahayakan kelangsungan generasi masa depan Indonesia. Salah satu penangkalnya yaitu kegiatan territorial baik pembinaan territorial, pembinaan dirgantara dan pembinaan kemaritiman sehingga hal-hal yang dirasa merugikan, berbahaya, mengancam keamanan dan kedaulatan NKRI dapat segera diketahui dan dilakukan pencegahan.

"Ini bukan hanya tugas TNI/Polri dan pemerintahan saja, melainkan partisipasi aktif masyarakat sekitar dalam memberikan informasi yang akurat kepada kami untuk segera ditindaklanjuti," tambahnya seraya mengajak instasi militer dan pemerintah untuk merangkul dan membaur bersama masyarakat untuk menciptakan kemanunggalan TNI/Polri dan masyarakat.

Penulis:Hafiz
Rubrik:News

Komentar

Loading...