Seorang Pelancong Asal Jakarta Selatan Ditemukan Tak Bernyawa dalam Kamar Hotel

Polisi indentifikasi jenazah dalam kamar hotel di Banda Aceh

BANDA ACEH, ACEHPORTAL.COM - Seorang pelancong asal Jakarta Selatan ditemukan tak bernyawa dalam sebuah kamar Hotel Hermes Palace yang ada di kawasan Kecamatan Ulee Kareng, Banda Aceh, Kamis (4/4/2019) kemarin.

Informasi yang diperoleh, korban bernama Tjut Sjahrina H (61), seorang karyawan swasta asal Desa Ragunan, Kecamatan Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Kejadian ini awalnya diketahui oleh keponakan korban bernama Cut Nyak Syafira (19), Mahasiswa asal Johor, Medan, Sumatera Utara.

Diketahui, Cut bersama korban telah menginap dua malam di hotel tersebut dengan tujuan untuk jalan-jalan di sejumlah tempat wisata di Aceh. Saat itu, keponakannya ini izin pamit keluar hotel untuk pijat dan korban tinggal sendiri di kamar hotel.

Sore harinya, Cut pun kembali ke hotel dan mencoba masuk ke kamar, namun pintu kamar terkunci. Saat diketuk, tak ada tanda-tanda jawaban korban dari dalam kamar. Ia pun menyuruh pihak hotel membukakan pintu kamar itu menggunakan kunci ganda.

Saat pintu terbuka, korban ditemukan dalam keadaan terbaring di atas tempat tidur dalam keadaan tidak sadarkan diri. Pihak hotel pun memeriksakan kondisi korban, namun diketahui korban telah meninggal dunia.

Hal ini pun kemudian dilaporkan ke pihak kepolisian yang kemudian langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Jenazah korban pun kemudian dievakuasi ke RSUDZA Banda Aceh untuk diautopsi.

Kalolresta Banda Aceh, Kombes Pol Trisno Riyanto melalui Kapolsek Ulee Kareng, AKP Mawardi yang dikonfirmasi pun membenarkan hal ini. Namun dirinya mengatakan bahwa kasus ini ditangani oleh pihak Sat Reskrim Polresta Banda Aceh.

"Benar, tetapi kasus ini ditangani oleh Sat Reskrim Polresta Banda Aceh, kita hanya memback-up," ujarnya Jumat (5/4/2019) sore. Hingga berita ini diturunkan, belum diperoleh keterangan lanjut dari pihak Sat Reskrim Polresta Banda Aceh.

Informasi lainnya yang diperoleh, diduga korban meninggal karena jantung yang melemah. Menurut keponakannya, korban memang mengidap penyakit jantung dan saat di kamar pun ditemukan obat-obatan.

Diketahui, sejumlah obat-obatan itu memang sering dikosumsi korban untuk pemulihan jantungnya. Rencananya, hari ini jenazah korban akan diterbangkan pulang ke daerah asalnya untuk disemayamkan. Sementara itu, Manager hotel tidak mengangkat telfon dan membalas pesan saat dimintai konfirmasi.

Penulis:Hafiz
Rubrik:News

Komentar

Loading...