BKKBN Aceh Singkronisasi DAK Sub Bidang KB di 16 Daerah

Banda Aceh - Alokasi pagu Dana Alokasi Khusus Keluarga Berencana (DAK Sub Bidang KB) di Aceh terus mengalami peningkatan sejak 2008 sampai dengan 2019, baik dari anggaran maupun jumlah kabupaten/kota sasarannya.

Tahun ini, DAK Sub Bidang KB untuk Bantuan Operasional KB di Aceh sebesar Rp 98,8 miliar dan untuk fisik sebesar Rp 25,8 miliar yang mana lebih tinggi dari tahun sebelumnya

Kepala Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Aceh, Sahidal Kastri usai kunjungan kerja ke Aceh Tengah dan Bener Meriah kemarin mengatakan, dengan jumlah DAK sebesar Rp 124,6 miliar itu maka BKKBN melakukan Fasilitasi Singkronisasi Perencanaan DAK Sub Bidang KB (Termasuk Fasilitasi E-Planning DAK) Tingkat Kabupaten/Kota di 16 Kabupaten/Kota di Aceh.

Dari 16 Kabupaten/kota yang sudah difasilitasi diantaranya Aceh Tamiang, Langsa, Aceh Tengah, Bener Meriah, Pidie, Pidie Jaya, Aceh Barat Daya (Abdya) dan Nagan Raya. Sementara, Kabupaten/kota yang belum difasilitasi yaitu Aceh Tenggara, Gayo Lues, Aceh Singkil, Subulussalam, Aceh Utara, Bireuen, Aceh Timur dan Aceh Selatan.

"Ini dilakukan agar DAK Sub Bidang KB bisa terealisasi sesuai target. Untuk itu perlu dilakukan singkronisasi pengelolaan DAK di daerah," ujarnya Kamis (4/4/2019).

Dijelaskan, pengunaan dana DAK Sub Bidang KB jangan sampai pencapaian realisasi rendah, dan capaian sasaran tidak tepat. Tahun lalu, ada enam kabupaten/kota yang realisasi rendah yaitu Bireuen, Aceh Singkil, Simeulue, Subulussalam, Nagan Raya dan Langsa.

Perwakilan BKKBN Aceh pun menurunkan timnya dari Bidang Sekretariat dengan materi "Harmonisasi dan Sinkronisasi Urusan Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana dan Evaluasi Pelaksanaan DAK Sub Bidang KB Tahun 2018 Provinsi Aceh" yang disampaikan oleh Sekretaris, Husni Thamrin, "Mekanisme Pelaksanaan DAK Sub Bidang KB Tahun 2019" oleh Kubbag Perencanaan, Dini Ramadini dan "Pemantauan dan Evaluasi Pelaksanaan DAK Sub Bidang KB" oleh Kasubbag Keuangan dan BMN oleh Nita Afrida.

Sekretaris, Husni Thamrin menambahkan, tujuan Fasilitasi Singkronisasi Perencanaan DAK Sub Bidang KB yang dilakukan di 16 Kabupaten/kota di Aceh adalah untuk adanya harmonisasi dan singkronisasi dari mulai tahap perencanaan, pelaksanaan sampai dengan evaluasi DAK Sub Bidang KB di Kabupaten/Kota.

"Kegiatan fasilitasi ini diselenggarakan sebagai upaya meningkatkan koordinasi dan membangun sinergi dalam pengelolaan DAK Sub Bidang KB Tahun Anggaran 2019, juga sebagai forum evaluasi bersama dan sekaligus untuk Pelaksanaan Anggaran Tahun 2019 yang lebih baik," kata Husni.

Sementara itu, secara terpisah beberapa waktu lalu, Plt Kepala OPD KB Bener Meriah, Khasniar BA mengatakan sangat menyambut baik kegiatan ini dilakukan.

Menurutnya, dengan DAK Sub Bidang KB sebesar Rp 3.457.535.000 dengan DAK fisik sebesar Rp 1.197.356.000 diharapkan bisa terealisasi sesuai target yaitu 100 persen.

"Paling tidak semua peserta yang hadir, baik dari keuangan, Bappeda dan perencanaan di OPD KB dapat melakukan pengelolaan DAK dengan baik dan tepat sasaran, sehingga anggaran yang ada bisa terealisasi 100 persen," tambahnya.(hfz/hfz)

Komentar

Loading...