Survei IDM: Jokowi-Maruf Amin 38,76%, Prabowo-Sandi 57,60%

Foto: Istimewa

Jakarta, Acehportal.com - Indonesia Development Monitoring (IDM) menggelar survei di 34 provinsi yang digelar pada 14 hingga 29 Maret 2019. Hasilnya, pasangan Jokowi-Maruf Amin meraih 38,76 Persen dan Prabowo-Sandi 57,60 Persen

Direktur Eksekutif IDM Bin Firman Tresnadi dalam keterangan persnya yang diterima wartawan, Selasa (2/4), mengatakan, survei dilakukan untuk mengukur pilihan masyarakat Indonesia terhadap dua pasangan calon presiden dan calon wakil presiden.

“Jumlah responden 2.500 orang yang tersebar secara proposional di 408 kota/kabupaten. Ada tiga segmen responden yang dipilih, yakni simpatisan parpol pengusung Jokowi-Maruf Amin, kader dan simpatisan parpol pengusung Prabowo-Sandi dan terakhir bukan simpatisan parpol,” kata Bin Firman Tresnadi.

Hasil survei IDM telah dipublikasikan lewat jumpa pers yang digelar di Hotel Sopyan, Menteng Jakarta.

Survei menggunakan instrumen data berupa angket metode penarikan sampel yakni multistage random sampling yaitu teknik sampel dengan berbagai tingkatan secara acak. Margin of error lebih kurang 1,96 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Hasilnya, responden yang mengaku sebagai simpatisan parpol pengusung Joko Widodo dan Maruf Amin, ketika ditanyakan siapa yang akan dipilih jika pilpres digelar hari ini, 613 dari 1.067 responden atau 57,45 persen memilih Joko Widodo-Maruf Amin.

“Sedangkan 454 responden dari 1.067 atau 42,55 persen memilih Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, dengan alasan Prabowo merupakan pilihan mereka saat Pilpres 2014,” ujar Bin Firman Tresnadi.

Sementara itu, responden yang mengaku kader dan simpatisan parpol pengusung Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno ketika diberikan pertanyakan pasangan mana yang akan dipilih jika pilpres digelar hari ini, dari 403 responden, 27 responden atau 6,67 persen memilih Joko Widodo-Maruf Amin.

Sedangkan, 376 responden atau 93,33 persen memilih Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno.

Tak hanya itu, 1.030 responden yang bukan simpatisan parpol, ketika ditanya siapa dari kedua pasangan yang akan dipilih jika pilpres digelar hari ini, 329 responden atau 31,94 persen memiliki Joko Widodo-Maruf Amin.

Sedangkan, 610 responden lainnya atau 59,22 persen memberikan pilihan kepada Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, 91 responden atau 8.83 persen memberikan jawaban alias memilih.

Hasil akhir tingkat elektabilitas capres dan cawapres dari pilihan 2.500 responden yaitu, Joko Widodo-Maruf Amin, dipilih oleh 969 responden dari 2.500 responden yang disurvei atau 38,76 persen.

“Sementara, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno dipilih oleh 1.440 responden dari 2.500 responden yang disurvei atau 57,60 persen. Dan responden yang tidak memilih sebanyak 91 responden dari 2.500 responden atau 3,64 persen,” terang dia.

Lebih jauh, Bin Firman menjelaskan ada beberapa alasan responden meninggalkan lebih memilih Prabowo. Alasan tersebut menyangkut lapangan pekerjaan, kedaulatan pangan, arah pemerintah, pemerintahan bersih dan penegakan hukum.

Faktor lainnya yang sangat berpengaruh terhadap tingginya elektabilitas pasangan Prabowo-Sandiaga dibandingkan pasangan Joko Widodo-Maruf Amin adalah faktor Sandiaga Uno.

“Dalam banyak aspek, fi gur Sandiaga Uno dalam pandangan responden memiliki banyak keunggulan dibandingkan Maruf Amin. Selain cakap di bidangnya, Sandiaga Uno juga dianggap sebagai representatif generasi milenial yang memiliki hak suara sekitar 30 persen,” pungkas Bin Firman.()

Sumber:Rilis IDM
Rubrik:Politik

Komentar

Loading...