Kepala BNNP Aceh Hadiri Pelantikan DPW Artipena

Pelantikan Dewan Pengurus Wilayah Aliansi Relawan Perguruan Tinggi Anti Penyalahguna Narkoba (Artipena) Aceh Masa Bakti 2019-2021

BANDA ACEH, ACEHPORTAL.COM - Kepala BNNP Aceh, Brigjen Pol Faisal Abdul Naser didampingi Kasi Pencegahan, Masduki besrta staf menghadiri Pelantikan Dewan Pengurus Wilayah Aliansi Relawan Perguruan Tinggi Anti Penyalahguna Narkoba (Artipena) Aceh Masa Bakti 2019-2021 dan Kuliah Umum bertema "Pemuda dan Masa Depan yang Bersih dari Penyalahgunaan Narkoba".

Pelantikan ini diselenggarakan oleh pihak Artipena Pusat yang bekerjasama dengan Artipena Aceh, di Ruang Auditorium Lantai 3 FKIP Unsyiah, Kecamatan Syiah Kuala, Banda Aceh.

Hadir dalam kegiatan ini Ketua DPP Artipena yang diwakili oleh Ketua Harian, Zainal Arifin, Ketua DPP Artipena Bidang Organisasi, Suyanto, Kepala BNNP Aceh, Brigjen Pol Drs Faisal, Rektor Unsyiah, Rektor UIN, serta beberapa Rektor dan Kepala Perguruan Tinggi di Aceh baik negeri maupun swasta, Kadispora Aceh, Dir Rsnarkoba Polda Aceh, Perwakilan Kodam IM, Para pengurus Artipena Aceh, Para Tamu Undangan dan Para Mahasiswa Unsyiah dengan jumlah seluruhnya 500 orang.

Pembacaan Keputusan Pengurus Pusat Artipena tentang Pengukuhan Susunan Dewan Pengurus Wilayah Artipena Aceh oleh DR. Suyanto dan Pelantikan Pengurus baru untuk periode pertama ini dilantik oleh Ir. Zainal Arifin, MT.

Ketua Umum DPW ARTIPENA Aceh Prof. Dr. Syamsul Rizal, M.Eng., dalam sambutannya mengatakan, jaringan jaringan pengedar narkoba saat ini sudah sangat mengerikan, dimana sudah sampai ke pelosok-pelosok daerah. Ia juga menjelaskan bahwa tantangan kedepan adalah, ketika Indonesia akan menghadapi Bonus Demografi dimana, masyarakat yang usia produktif lebih banyak dari jumlah masyarakat non produktif yang harus diperhatikan agar tidak terjadi Penyalahgunaan Narkoba.

"Saya mengajak kepada seluruh Universitas dan PT di Aceh untuk tidak dekat dengan narkoba" ajaknya.

Selanjutnya sambutan dari Ketua harian ARTIPENA Ir. Zainal Arifin, MM dalam sambutannya menyampaikan kita harus siap menghadapi permasalahan narkoba yang saat ini sudah didepan mata. Dalam hal ini, ARTIPENA telah berhasil mengukuhkan 14 DPW se Indonesia, dengan harapan dapat membantu dalam upaya P4GN di seluruh Indonesia melalui Universitas dan Perguruan Tinggi.

"Persoalan narkoba di Indonesia saat ini sudah seperti Tsunami Sosial, maka dari itu kita harus siap menghadapinya" imbuhnya.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala BNNP Aceh Brigjen Pol Drs Faisal Abdul Naser MH, juga turut diminta untuk menyampaikan sambutan, dimana Jenderal Bintang Satu ini dengan penuh semangat mengajak kita harus teriakkan perang lawan narkoba, sudah sangat banyak yang menjadi korban.

"Kalo ini terus dibiarkan, maka kita akan kehilangan generasi kita" tegas Brigjen Faisal dengan nada keras.

Dihadapan peserta yang hadir, Faisal juga mengajak, khususnya Mahasiswa untuk menjauhi diri dari Penyalahgunaan Narkoba.

"Kita semua harus bisa menjadi relawan anti narkoba dan tangkap kalau pengedar narkoba itu masuk kampus, serahkan ke BNN tau Polisi" imbuhnya.

Menurut Faisal, Narkoba sangat merusak generasi muda, maka dari itu adik adik mahasiswa jangan sampai terjerumus kedalam buruknya narkoba. Kalian adalah bagian dar generasi yang diharapkan dalam Bonus Demographi di tahun 2030 yang akan datang.

"Kalian adalah harapan bangsa, penerus kepemimpinan bangsa ini" ungkapnya.

Saya juga mengajak kepada seluruh pengurus ARTIPENA Aceh, ayo kita bersama sama saling mendukung memerangi penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba di Aceh ini. Akan selalu ada pihak-pihak yang tidak senang dan menghalangi upaya kita ini.

Ia juga mengatakan bahwa BNN, TNI, Polri dan Bea Cukai terus berjuang untuk menyelamatkan Aceh dan Generasinya dari Penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba, Jangan dihalang-halangi upaya baik ini.

"Jangan sampai usaha kita ini sia-sia, karena ada pihak-pihak yang menghalangi" tegas Brigjen Pol. Faisal.

Selanjutnya dilanjutkan dengan Kuliah Umum yang diberikan oleh DR. Suyanto selaku Ketua Bidang Organisasi ARTIPENA Pusat, yang dalam kuliah umum nya yang berjudul "Pemuda dan Masa Depan yang Bersih dari Penyalahgunaan Narkoba", ia mengajak kepada seluruh mahasiswa agar terus belajar dan berprestasi dengan tanpa narkoba.

Suyanto melanjutkan, dimulai tahun 2019 ini dan seterusnya kita akan menghadapi Bonus Demografi dan kalian semua adalah bagiannya. Jangan sampai adik-adik terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba.

"Kalian adalah generasi penerus kepemimpinan bangsa ini, kalian tidak boleh terkontaminasi penyalahguna narkoba" imbuhnya.

Penulis:Hafiz
Rubrik:News

Komentar

Loading...