Tidak Potensi Tsunami

Gempa Bumi di Sekitaran Sabang Bernama Gempa Nicobar

Ilustrasi Gempa Bumi (Foto: Liputan6)

BANDA ACEH, ACEHPORTAL.COM - Pihak Badan Meteorologi Kimatologi dan Geofisika (BMKG) mengatakan, gempa bumi yang mengguncang sekitaran Pulau Weh, Sabang bernama Gempa Nicobar. Hal ini dikatakan Kepala Stasiun Geofisika Mata Ie Banda Aceh, Eridawati, Senin (1/4/2019) sore.

Dikatakan, gempa bumi yang mengguncang sejak pukul 06.30 WIB di wilayah utara Aceh ini berpusat di 7.68 LU, 94.49 BT dengan kedalaman 10 kilometer dan berkekuatan 4,5 skala rikter. Lokasi episenter gempabumi di laut pada jarak 218 kilometer Barat Laut Kota Sabang. Selanjutnya, aktivitas gempabumi terus terjadi hingga pukul 13.56 WIB.

"Selama kurun waktu itu, diketahui telah terjadi 34 kejadian gempa bumi. Diantara 34 kejadian gempa itu, terdapat 4 gempa bumi dengan magnitude kekuatan lebih dari 5 skala rikter," ujarnya saat dikonfirmasi.

Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, jelas Erida, tampak bahwa gempa bumi ini termasuk dalam klasifikasi gempa bumi dangkal. Gempa bumi terjadi diantara eksistensi Patahan Seulimum dan Patahan Andaman Barat dengan arah gerak dominan geser atau strike slip.

"Namun,berdasarkan hasil analisis mekanisme fokal gempa bumi yang dilakukan oleh BMKG, gempa bumi ini berpola patahan turun atau Normal Fault," katanya.

Hal ini terjadi karena pola sumber gempa bumi berada diantara pola patahan strike slip sehingga memungkinkan adanya pola menurun atau Normal Fault. Berdasarkan catatan sejarah, aktivitas gempa bumi seperti ini pernah juga terjadi 31 hari setelah Gempa bumi Aceh pada 2004 silam.

"Guncangan rangkaian akibat gempa bumi ini hingga pukul 15.00 wib tidak dirasakan dan tidak berpotensi tsunami. Masyarakat diimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya," jelasnya.

Pihaknya pun meminta masyarakat untuk astikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi (Instagram/Twitter @infoBMKG.

"Atau website http:/www.bmkg.go.idatau melalui aplikasi (IOS atau Android) BMKG," tambah Eridawati.

Penulis:Hafiz
Rubrik:Headline

Komentar

Loading...