NasDem Berangkatkan 93 Ulama Aceh Umrah

IMG-20190330-WA0013

Banda Aceh, Acehportal.com - Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem Propinsi Aceh, menggelar peusijuk dan pelepasan jamaah umrah. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Kantor DPW NasDem Aceh, di bilangan Lampineung, Banda Aceh, Sabtu 30 Maret 2019.

Sebelum diberangkatkan ke tanah suci pada Minggu, 31 Maret 2019, melalui Bandara Sultan Iskandar Muda, sebanyak 93 jamaah umrah yang terdiri dari ulama, teungku dayah, dan marbot masjid terlebih dahulu dipeusijuk oleh Abu Lamkawe dan Abu Keuniree.

Ketua Panitia Pelaksana, Taf Haikal, mengatakan pelaksanaan umrah ini sudah direncanakan sejak tiga bulan yang lalu. Tepatnya saat Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh, bersilaturahmi dengan para ulama Aceh.

"Tapi baru sekarang bisa diberangkatkan sekarang. Namun terlepas dari apapun, ini merupakan niat baik dari pribadi Surya Paloh," ujar Taf Haikal.

Taf Haikal menyebutkan, sebenarnya ada 100 orang yang akan diberangkatkan umrah. Namun karena ada beberapa kendala, hanya 93 orang saja yang diberangkatkan.

Sementara itu, Ketua DPW Partai NasDem Aceh, Zaini Djalil, mengatakan biaya untuk keberangkatan umrah tersebut seluruhnya ditanggung pakai dana pribadi Surya Paloh.

"Ini merupakan sedekah dari pribadi Surya Paloh. Karena dalam kunjungannnya ke Aceh beberapa waktu yang lalu, beliau beritikad jika diberikan rezeki yang lebih, maka beliau ingin memberangkatkan orang Aceh ke tanah suci," kata Zaini Djalil.

Zaini Djalil juga mengatakan, niat membawa umrah para ulama, teungku, dan marbot mesjid di Aceh sudah lama direncanakan. Tapi baru bisa dilakukan hari ini, dengan berbagai pertimbangan.

"Semua dibiayai oleh beliau. Semua kebutuhan difasilitasi, termasuk biaya pembuatan passpor, biometrik, dan sebagainya," pungkasnya.

Zaini menyebutkan, meskipun ini tahun politik, tapi kegiatan ini tidak ada kaitannya dengan agenda politik.

"Beliau sangat iklhas memberangkatkan para ulama, teungku dayah, dan marbot masjid untuk berumrah," katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Zaini menjelaskan bahwa ada stigma Partai NasDem diskriminasi terhadap Islam tidaklah benar.

"Di kantor DPP NasDem itu setiap harinya ada shalat berjamaah, setiap malam Jumat ada pengajian dan sudah beberapa kali khatam, dan setiap waktu selalu ada adzan mengumandang," jelas Zaini.

Penulis:Dedi
Rubrik:News

Komentar

Loading...