Tukang Cat Curi Emas Bernilai Ratusan Juta Milik Pemilik Rumah

Barang bukti emas hasil curian

PIDIE, ACEHPORTAL.COM - Personel Sat Reskrim Polres Pidie menangkap seorang pencuri emas yang beraksi di kawasan Gampong Asan, Kecamatan Kota Sigli, Pidie pada 1 Maret lalu. Pelaku ditangkap atas laporan yang dibuat korbannya ke polisi.

Dir Reskrimum Polda Aceh, Kombes Pol Agus Sarjito mengatakan, pelaku yang ditangkap berinisial VN (39), warga Kecamatan Meurah Dua, Pidie Jaya. Sementara, korbannya yakni Hasrati (45), PNS, warga Gampong Asan, Kecamatan Kota Sigli, Pidie.

"Pencurian ini terjadi di rumah korban pada Jumat (1/3/2019) lalu. Tersangka ditangkap Rabu (13/3/2019) kemarin setelah dilakukan serangkaian penyelidikan," ujar Direktur.

Dijelaskannya, pelaku ditangkap di rumahnya, sementara barang bukti emas yang dicuri diamankan di rumah orang tuanya yang ada di kawasan kecamatan Jeumpa, Bireuen. Barang bukti ini disembunyikan pelaku dengan cara dibungkus kotak kecil yang dilalui lamban dan diletakkan di atap rumah orang tuanya.

"Dari pemeriksaan sementara, diketahui pelaku sebelumnya pernah bekerja di rumah korban mengecat rumah selama sebulan. Dari situlah ia tahu seluk beluk dan aktivitas di rumah sehari-hari. Pelaku masuk ke rumah saat rumah kosong," ungkapnya.

Dari penangkapan VN, polisi menyita barang bukti berupa sebuah gelang emas seberat 10 mayam, 3 gelang emas seberat 15 mayam, sebuah kalung emas seberat 3 mayam, dua buah liontin emas seberat 5 mayam serta 2 buah cincin emas seberat 4 mayam.

"Seluruh emas ini diambil dari dalam sebuah tas yang tergantung di belakang pintu kamar korban. Korban yang saat itu pulang salat magrib pun mengetahui bahwa tas berisi emas dengan berat total 62 mayam miliknya telah hilang," jelas mantan Dir Resnarkoba Polda Aceh ini.

Menurut pengakuan VN kepada petugas, sambung Agus, pencurian ini nekat dilakukannya lantaran hendak membayar utang. "Tersangka dijerat dengan Pasal 363 KUHPidana tentang Pencurian dengan pemberatan (Curat). Korban merugi hingga Rp 120 juta," tambah Direktur.

Penulis:Hafiz
Rubrik:Hukum

Komentar

Loading...