Gunakan Ijazah Palsu, Reje Kampung di Aceh Tengah Diamankan Polisi

ijazah palsu/ilustrasi

ACEH TENGAH, ACEHPORTAL.COM - Sat Reskrim Polres Aceh Tengah menangkap seorang Reje Kampung (Kepala Desa/Keuchik) di Aceh Tengah. Pasalnya, ia menggunakan ijazah palsu saat mencalonkan diri sebagai Reje Kampung beberapa waktu lalu.

Dir Reskrimum Polda Aceh, Kombes Pol Agus Sarjito mengatakan, tersangka berinisial AM (42), warga Gampong Alur Kumer Selatan, Kecamatan Silih Nara, Aceh Tengah.

"Yang bersangkutan merupakan Reje Kampung di tempat tinggalnya, diamankan personel Sat Reskrim Polres Aceh Tengah, Kamis (14/3/2019) atas laporan masyarakat," ujarnya saat dikonfirmasi.

Direktur mengungkapkan, tersangka menggunakan ijazah palsu ini pada saat mencalonkan diri sebagai Reje Kampung pada 26 April 2018 lalu.

"Tersangka mendapatkan ijazah palsu ini tahun 2011 dari rekannya berinisial SI yang sudah meninggal dunia. Saat itu ia membayar yang senilai Rp 200 ribu kepada rekannya itu untuk administrasi pengurusan ijazah palsu ini," ungkapnya.

Sementara, Kapolres Aceh Tengah, AKBP Hairajadi melalui Kasat Reskrim, Iptu Agus Riwayanto Diputra menjelaskan, pada April 2018 lalu AM mendaftarkan diri dalam pencalonan Reje Kampung Alur Kumer Selatan, Kecamatan Silih Nara.

"Tersangka terpilih dalam pemilihan itu dan dilantik pada Agustus 2018 lalu. Diketahui tersangka mendapatkan ijazah itu tanpa melalui tahapan yang diatur oleh Sistem Pendidikan Nasional," ungkapnya.

Saat ini tersangka masih diamankan di Mapolres Aceh Tengah untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya. Tim penyidik pun hingga kini masih mengembangkan kasus pemalsuan ijazah ini.

"Masih diproses lebih lanjut. Diduga yang bersangkutan melanggar Pasal 68 Ayat 2 jo Pasal 69 Ayat 1 ke-2 UU RI Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional," tambahnya.

Penulis:Hafiz
Rubrik:Hukum

Komentar

Loading...