Pelajar SUPM Ladong Ditemukan Tewas dengan Luka Memar

Polis line

ACEH BESAR, ACEHPORTAL.COM - Seorang remaja asal Sumatera Utara bernama Raihan Alsyahri (16), pelajar Sekolah Usaha Perikanan Menengah (SUPM) Ladong, Kecamatan Mesjid Raya, Aceh Besar ditemukan tak bernyawa dengan luka memar pada tubuhnya, Jumat

(1/2/2019) siang kemarin sekira pukul 12.00 WIB. Remaja dengan tinggi badan 160 sentimeter ini ditemukan tewas dengan masih mengenakan seragam lengkap sekolahnya. Di bagian kening dan kepala belakangnya, terdapat luka memar. Jasadnya ditemukan di atas bukit yang ada di belakang pekarangan asrama itu yang jaraknya sekitar 300 meter.

Dir Reskrimum Polda Aceh, Kombes Pol Agus Sarjito mengatakan, jasad korban awalnya ditemukan oleh seorang pengembala domba yakni Abdul Munir (53)0 warga setempat yang saat itu tengah menggembala domba-dombanya di kawasan bukit Komplek SUPM Ladong.

"Kemudian ia melihat orang tergeletak di tanah. Saat dihampiri ternyata sudah meninggal dunia. Saksi langsung melaporkan hak ini ke salah satu PNS di Komplek SUPM Ladong dan berlanjut ke Polsek Krueng Raya," ujarnya Sabtu (2/3/2019).

Polisi pun langsung menuju ke lokasi penemuan jasad korban yang kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Sementara, jasad korban dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah Zainoel Abidin (RSUDZA) Banda Aceh.

"Saat ini masih ditangani oleh Sat Reskrim Polresta Banda Aceh, memang ada tanda kekerasan pada tubuhnya. Jadi masih dalam penanganan tim di lapangan dibawah pimpinan Kasat Reskrim Polresta Banda Aceh, AKP M Taufiq," kata Direktur.

Diduga, Raihan tewas sejak beberapa hari lalu. Hal ini juga diperkuat dengan informasi dari pihak sekolah yang mengatakan bahwa beberapa hari lalu ia masih terlihat mengikuti upacara di sekolah, namun siang harinya tak terlihat lagi.

"Korban merupakan siswa SUPM Ladong kelas 1. Nanti jika sudah ada perkembangan lebih lanjut tentang kasus ini akan kita informasikan," tambah Kombes Pol Agus Sarjito yang sebelumnya pernah menjabat sebagai Dir Resnarkoba Polda Aceh ini.

Sementara itu, Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Trisno mengatakan, hingga kini pihaknya masih melakukan pemeriksaan terhadap para saksi. Kemungkinan, nantinya polisi akan melakukan autopsi untuk mengungkap penyebab kematian korban.

"Memang, pada pemeriksaan luar ditemukan ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Kasus ini masih dalam penanganan Sat Reskrim Polresta Banda Aceh," tambah Trisno.

Penulis:Hafiz
Rubrik:News

Komentar

Loading...