Lagi 3 Hektar Ladang Ganja di Seulimuem Dimusnahkan

Pemusnahan ladang ganja di Seulimum

BANDA ACEH, ACEHPORTAL.COM - Tim gabungan dari Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Aceh bersama bersama personel Polsek dan Koramil Seulimum serta Polres Aceh Besar dan Kodim 0101 BS memusnahkan tiga hektar ladang ganja, Kamis (28/2/2019).

Pemusnagan ladang yang ditanami sekitar 10 ribu batang ganja ini dilakukan di kawasan lereng pegunungan dan lembah Seulawah, tepatnya di kawasan Gampong Pulo Kecamatan Seulimum, Aceh Besar.

Untuk menuju ke lokasi, tim gabungan awalnya menempuh perjalanan menggunakan kendaraan selama satu jam yang kemudian dilanjutkan dengan berjalan kaki selama satu jam. Dimana, dengan melewati rute yang terjal dan sulit di dalam hutan sehingga memerlukan kewaspadaan yang tinggi untuk menghindari kecelakaan.

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kabid Pemberantasan BNNP Aceh, Amanto yang dalam kesempatan itu menyampaikan bahwa kegaiatan ini merupakan upaya yang terus dilakukan oleh Bidang Pemberantasan BNNP Aceh dalam hal pemberantasan peredaran gelap narkoba di Aceh.

"Ini juga merupakan wujud sinergitas antara BNN bersama TNI dan Polri yang terus saling mendukung dalam upaya pemberantasan penyalalahgunaan peredaran gelap narkoba," ujarnya.

Menurut Amanto, tanaman ganja merupakan narkotika golongan satu yang dilarang keras oleh negara untuk disalahgunakan. Sehingga, perbuatan menanam ganja seperti ini merupakan perbuatan yang ilegal dan melanggar hukum.

Dirinya juga menyampaikan harapan dari pimpinan agar kepada para petani yang menanam ganja untuk beralih menanam tanaman holtikultura lainnya, sebagaimana yang telah diprogramkan oleh BNN yaitu Program Grand Design Alternative Development yang sedang dijalankan saat ini di beberapa kabupaten kota di Aceh.

"Kami berharap, para petani tidak lagi menanam ganja seperti ini, karena ini melanggar hukum. Sudah saatnya beralih ke tanaman holtikultura lainnya yang lebih bermanfaat," ungkap Amanto.

Selain itu, upaya pemusnahan ladang ganja yang dilakukan BNN bersama TNI dan Polri ini merupakan wujud Implementasi dari Inpres Nomor 6 Tahun 2018 tentang Rencana Aksi Nasional Pencegahan dan Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba dan Prekursor Narkotika.

"Kegiatan ini juga merupakan salah satu upaya menuju Desa Bersinar (Bersih Narkoba), program terbaru BNN yang juga melibatkan TNI/POLRI" ungkap Amanto.

Di lokasi, pemusnahan dilakukan dengan mencabut seluruh batang ganja yang ada di ladang itu. Kemudian, tim mengumpulkannya di satu titik untuk kemudian dibakar hingga habis.

Penulis:Hafiz
Rubrik:Headline

Komentar

Loading...