Eks Kombatan GAM Laporkan Sandiaga Uno ke Polda Aceh

foto ist, jurnalis Banda AcehPelaporan oleh mantan GAM Bener Meriah ke Polda Aceh

BANDA ACEH, ACEHPORTAL.COM - Belasan eks kombatan GAM asal Bener Meriah melaporkan calon wakil presiden nomor urut dua, Sandiaga Uno ke Polda Aceh terkait pernyataan yang pernah dilontarkan dengan menyebutkan bahwa lahan Prabowo Subianto di Gayo digunakan oleh para mantan kombatan GAM.

Hal ini diketahui setelah sebelas orang mantan kombatan GAM itu membuat laporan ke Mapolda Aceh, Banda Aceh, Senin (25/2/2019) sore tadi.

Kuasa Hukum Eks Kombatan GAM ini yakni Reza Maulana didampingi salah satu kombatan GAM, Joni mengatakan, selain melaporkan Sandiaga Uno, pihaknya juga melaporkan satu orang lainnya yakni Danil Anzar selaku Koordinator Jubir Badan Pemenangan pasangan capres dan cawapres tersebut.

Di Mapolda Aceh, para mantan kombatan ini sempat bertemu Wakapolda Aceh, Brigjen Pol Supriyanto Tarah serta membuat laporan di Dit Reskrimsus dan Dit Reskrimum.

"Kami membantah pernyataan beliau yang mengatakan bahwa lahan Pak Prabowo di Aceh Tengah digunakan oleh mantan kombatan dan faktanya itu tidak benar," ujarnya kepada wartawan di Mapolda Aceh.

Oleh karena itu, pihaknya ingin mengklarifikasi hal tersebut dan berupaya menempuh jalur hukum untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan di kemudian hari. "Di Dit Reskrimsus kita melapor terkait ITE karena disebutkan dalam media elektronik dan tersebar," katanya.

Sementara, Joni mempertegas bahwa pihaknya tidak pernah menerima manfaat dari lahan milik Prabowo Subianto tersebut dan pihaknya merasa sangat dirugikan atas apa yang dikatakan.

"Pelaporan ini tidak ada urusan dengan politik, kalau mereka ingin berpolitik silahkan tapi jangan korbankan kami.

Sementara, Wakapolda mengatakan, menurutnya hal ini merupakan pelaporan yang biasa yang dilakukan oleh masyarakat biasa. Para kombatan GAM ini punya hak untuk melaporkan atas permasalahan yang terjadi di daerahnya.

"Ini kita tampung dan soal unsur politik kita belum melihat sampai sana, biar ditangani dulu," katanya.

Penulis:Hafiz
Rubrik:Headline

Komentar

Loading...