Ini Kata Sestama BNN RI Saat Kunjungi BNNP Aceh

Sekretaris Utama (Sestama) Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI), Irjen Pol Adhi Prawoto yang didampingi oleh Kepala Biro Perencanaan Sestama BNN, Agus Sudrajat melakukan kunjungan kerja ke Aceh.

BANDA ACEH, ACEHPORTAL.COM - Sekretaris Utama (Sestama) Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI), Irjen Pol Adhi Prawoto yang didampingi oleh Kepala Biro Perencanaan Sestama BNN, Agus Sudrajat melakukan kunjungan kerja ke Aceh.

Kunjungan ini diawali dengan Sestama BNN dan rombongan yang menghadiri undangan temu ramah dan makan malam bersama keluarga besar BNNP Aceh dan BNNK Jajaran di Kantor BNNP Aceh, Rabu, (20/2/2019) malam kemarin.

Pada makan malam itu, Irjen Pol Adhi Prawoto berterima kasih kepada Kepala BNNP Aceh, Brigjen Pol Faisal Abdul Naser beserta para pejabat dan seluruh staf dan jajaran BNNP Aceh yang telah menyambut kedatangan rombongan dengan penuh kehangatan dan kekeluargaan.

Sestama BNN pun menghadiri rapat kerja BNNP/BNNK se Aceh dalam rangka memberikan arahan implementasi Inpres Nomor 6 Tahun 2018 dan Program Kerja Tahun 2019 bagi Kepala Bagian Umum BNNP Aceh, para Kepala BNN Kabupaten/Kota, para Kabid dan para Kasubbag serta Kasi BNNP/BNNK yang berlangsung di Gedung Mini Theater Sultan Iskandar Muda PKP2A LAN Aceh, Kamis (21/2/019) pagi.

Kegiatan ini diawali dengan sambutan yang diberikan oleh Kepala BNNP Aceh, Brigjen Pol Faisal Abdul Naser yang juga mengucapkan terimakasih atas kunjungan Sestama BNN, Irjen Pol Adhi Prawoto dan Karo Ren BNN, Agus Sudrajat beserta rombongan.

Pada kesempatan itu, Faisal menjelaskan terkait upaya-upaya Implementasi Inpres Nomor 6 Tahun 2018 dan Program Desa (Gampong) Bersinar dan program P4GN lainnya yang telah dilakukan oleh BNNP Aceh dan BNNK jajaran.

Selanjutnya, dilanjutkan dengan arahan yang diberikan Sestama BNN, Irjen Pol Adhi Prawoto yang menekankan agar kepada seluruh insan BNN untuk mengimplementasikan nilai-nilai budaya BNN RI dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.

"Kita harus bisa mewujudkan visi BNN secara benar yaitu menjadikan BNN sebagai lembaga yang profesional, tangguh dan terpercaya dalam melaksanakan P4GN," tegasnya didampingi Brigjen Pol Faisal AN, saat menyampaikan arahannya.

Sestama BNN juga mengajak kepada seluruh personel untuk profesional dalam menjalankan visi dan misi BNN dalam upaya pencegahan dan pencegahan, pemberantasan dan peredaran gelap narkoba dengan menggerakkan seluruh unsur bangsa dan masyarakat secara komprehensif ini wujudnya dari Inpres Nomor 6 Tahun 2018.

"Perlu upaya yang kuat dan kesungguhan dalam menjaga masyarakat untuk tidak terpapar dari penyalahgunaan narkoba. Untuk itu kita harus betul-betul serius dan sungguh-sungguh dalam melaksanakan tugas, sehingga apa yang kita harapkan dapat tercapai," jelasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Sestama juga menjelaskan mengenai reformasi birokrasi BNN sesuai dengan Kementerian PAN RB Nomor 14 Tahun 2014 yang terus dilakukan dalam upaya mewujudkan BNN menjadi lembaga yang profesional tangguh dan terpercaya dalam melaksanakan tugas P4GN.

Sementara, Karo Ren BNN, Agus Sudrajat dalam kesempatan itu juga turut menyampaikan beberapa arahan yang menjelaskan bagaimana proses pembuatan Inpres Nomor 6 Tahun 2018.

"Dalam beberapa bulan kedepan kita akan kembali menyusun Inpres yang baru untuk tahun 2020 sampai 2024 sebaga pengganti Inpres no 6 Tahun 2018," ungkapnya.

Agus juga berpesan kepada para Kepala BNNK dan para Kabid di jajaran BNNP Aceh agar dalam melaksanakan program Desa (Gampong) Bersinar ini harus dilakukan secara bersama-sama bukan hanya pihak BNN saja.

"Demikian juga dengan penganggarannya, jangan hanya BNN saja. Dalam pelaksanaan program Desa Bersinar di dalam sebuah desa, semua bidang atau seksi harus terlibat secara total. Jangan hanya satu bidang/seksi P2M saja, namun semua bidang harus hadir dalam program itu yang menjadi tempat program Desa Bersinar dikeroyok oleh semua bidang," jelasnya.

Penulis:Hafiz
Rubrik:News

Komentar

Loading...