Pencurian Dengan Modus Pecahkan Kaca Mobil dan Bobol Toko Ponsel di Ulee Kareng

Personel Polsek Ulee Kareng menangkap dua pembobol kaca mobil dan toko ponsel yang beraksi di kawasan kecamatan Ulee Kareng, Banda Aceh.

BANDA ACEH, ACEHPORTAL.COM - Personel Polsek Ulee Kareng menangkap dua pembobol kaca mobil dan toko ponsel yang beraksi di kawasan kecamatan Ulee Kareng, Banda Aceh. Kedua plaku ditangkap Selasa (19/2/2019) kemarin setelah polisi melakukan serangkaian penyelidikan selama ini.

Pembobolan kaca mobil ini dilakukan di Gampong Lamteh, November 2018 lalu. Kaca mobil yang dibobol milik Dosi Elfian (34), warga Kecamatan Jaya Baru. Sementara, toko ponsel dibobol milik milik Munawar (37), warga Ulee Kareng pada Desember 2018 lalu yang berada di Gampong Lamglumpang.

Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Trisno Riyanto melalui Kapolsek Ulee Kareng, AKP Mawardi mengatakan, kedua pelaku yang ditangkap yakni MR (23) dan RA (25) yang merupakan warga asal Aceh Selatan. Diketahui selama ini keduanya tinggal di kecamatan Lueng Bata, Banda Aceh.

"Dua orang pelaku lainnya yakni Alwi dan Apit (nama panggilan) yang hingga kini masih kita kejar," ujarnya saat dikonfirmasi Rabu (20/2/2019).

Saat itu, Dosi memarkirkan mobil Honda Freed miliknya di salah satu warung kopi di kawasan Ulee Kareng. Usai minum kopi, Dosi mengetahui kaca mobil miliknya telah dirusak dan dua buah tas miliknya yang ada di dalam telah hilang. Ia pun langsung membuat laporan ke polisi atas kejadian ini.

Hal yang sama juga diketahui dan dilakukan korban lain yakni Munawar. Ia mengetahui bahwa pintu toko ponsel miliknya telah dibobol dan sejumlah barang di tokonya telah hilang.

"Pelaku mengambil tas korban Dosi yang berisi uang Rp 300 ribu dan sejumlah kartu identitas, ditemukan pecahan keramik di lokasi kejadian. Sementara Munawar kehilangan aksesoris handphone, sejumlah handphone, voucher dan uang Rp 400 ribu," jelasnya.

Saat diperiksa, kedua pelaku mengaku memang membobol kaca mobil dan toko ponsel milik korban. Pelaku juga mengaku pernah melakukan pembobolan kaca mobil di kecamatan Syiah Kuala dan pembongkaran kios di kecamatan Kuta Alam, Lueng Bata serta Baitussalam.

"Pelaku beraksi dengan dua orang rekannya yang lain yang belum ditangkap tersebut dan hingga kini masih kita kejar. Kedua tersangka ini masih kita amankan untuk kita diproses lebih lanjut," ungkap AKP Mawardi.

Dalam pengungkapan kasus ini, polisi mengamankan barang bukti dua sepeda motor jenis Honda Beat dan Vario yang digunakan pelaku saat beraksi, tiga unit handphone, sejumlah aksesori handphone dan voucher hasil curian termasuk tas korban pembobolan kaca mobil.

"Selain itu, juga kita amankan besi ulir, pecahan keramik dan barang bukti lain yang digunakan atau dicuri pelaku saat melakukan aksinya," tambahnya.

Penulis:Hafiz
Rubrik:Hukum

Komentar

Loading...