Dua Kapal Ikan Berbendera Malaysia Ditangkap di Perairan Selat Malaka

Kapal berbendera Malaysia diamankan PSDKP di Lampulo

BANDA ACEH, ACEHPORTAL.COM - Dua kapal ikan asing berbendera Malaysia ditangkap Kapal Patroli (KP) Hiu 12 milik PSDKP Lampulo, Sabtu (2/2/2019) lalu. Kedua kapal ikan asing yang diketahui bermuatan ikan campuran ini ditangkap di kawasan perairan Selat Malaka.

Kedua kapal itu KP Hiu PSDKP Lampulo yang dinahkodai oleh Kapten Novri Sagiang itu akhirnya dilabuhkan di Pelabuhan PPS Lampulo, Kecamatan Kuta Alam, Banda Aceh sore tadi, Rabu (6/1/2019).

Kapal ikan asing asal negara tetangga yakni Malaysia itu bernama KM KHF 1980 dengan alat tangkap ikan berupa pukat trawl yang dinahkodai oleh Suriyon Jannok (39) beserta lima orang ABK nya.

Sementara kapal satunya bernama KM KHF 2598 yang juga memiliki alat tangkap pukat trawl yang dinahkodai Winai Bunphichit (40) beserta empat ABK nya. Seluruh penghuni kedua kapal Malaysia itu merupakan warga asal Thailand.

Kedua kapal ini pun hingga kini masih dalam proses lebih lanjut pihak berwajib karena diduga telah melanggar batas wilayah penangkapan ikan tanpa izin resmi. Bahkan, kedua kapal ini berlayar tanpa izin dan dokumen resmi dan sejumlah pelanggaran lainnya.

Para nahkoda kapal beserta seluruh ABK kapal itu pun kini masih ditahan di Kantor PSDKP Lampulo untuk diproses lebih lanjut. Berikut nama-nama para ABK dan nahkoda kapal asing tersebut:

1. Samai Rueangchana (53), ABK KHF 1980.

2. Buaian Onnae (50), ABK KHF 1980.

3. Wan Dander (41), ABK KHF 2598.

4. Suriyon Hanbok (39), Nahkoda KHF 1980.

5. Suban Laochan (44), ABK KHF 1980.

6. Winai Bunphichit (40), Nahkoda KHF 2598.

7. Anuson Ananprichakun (49), ABK KHF 2598.

8. Aphairat Jitkong (44), ABK KHF 2589.

9. Songsong Jaisuetrong (53), ABK KHF 1980.

Penulis:Hafiz
Rubrik:Headline

Komentar

Loading...